<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>74 Pos Artikel oleh Penulis Jurnalisme Warga &#8211; Daerah24</title>
	<atom:link href="https://daerah.cilacap.info/author/jurnalismewarga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://daerah.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Jan 2022 19:04:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/daerah/favicon-32x32.png</url><title>74 Pos Artikel oleh Penulis Jurnalisme Warga &#8211; Daerah24</title>
<link>https://daerah.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Regional</description>
</image>
	<item>
		<title>PMII Komisariat Sufyan Tsauri Majenang Gelar Harlah dan Ziarah</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-38158/pmii-komisariat-sufyan-tsauri-majenang-gelar-harlah-dan-ziarah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Apr 2021 16:55:50 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Majenang]]></category>
		<category><![CDATA[PMII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-38158/pmii-komisariat-sufyan-tsauri-majenang-gelar-harlah-dan-ziarah</guid>

					<description><![CDATA[BANDUNG,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; PK PMII Komisariat Sufyan Tsauri Majenang cabang Cilacap menggelar Harlah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke 61 dengan melakukan ziarah ke makam ketua umum pertama PB PMII di Bandung.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANDUNG, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; PK PMII Komisariat Sufyan Tsauri Majenang cabang Cilacap menggelar Harlah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke 61 dengan melakukan ziarah ke makam ketua umum pertama PB PMII di Bandung.</p>
<p>Peringatan Harlah bertema &#8220;Ngurip ngurip tradisi ing majuning zaman&#8221;. Acara ini dilaksanakan di makam H. Mahbub Djunaedi yang berada di kecamatan Babakan Ciparay, kota Bandung. Sabtu (17/4/2021).</p>
<p>Hari ini, tepatnya 17 April merupakan peringatan Hari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang ke 61 Tahun.
PMII adalah sebuah organisasi kemahasiswaan yang lahir karena menjadi suatu kebutuhan dalam menjawab tantangan zaman, .</p>
<p>Dilansir dari laman resmi PMII, PMII berdiri pada 17 April 1960 di Surabaya, Jawa Timur sejarah terbentuknya organisasi kemahasiswaan ini berawal dari hasrat membara mahasiswa Nahdliyin untuk membentuk sebuah wadah (organisasi) mahasiswa yang berideologi Ahlussunnah Wal Jama&#8217;ah (Aswaja).</p>
<p>Ketua komisariat Ahmad Hibrizi menyampaikan &#8220;Jangan terlalu menyibukkan diri apa yang akan kamu dapatkan di PMII tetap berproseslah karena kita tidak tahu kedepannya kita akan jadi apa dan rezekinya dimana,&#8221; Pungkasnya.</p>
<p>Dengan kegiatan semacam ini mengharapkan dapat memberikan ghiroh bergerak yang lebih progresif melalui kekuatan spiritual yang memang menjadi tradisi ajaran ahlu sunnah wal jamaah. </p>
<p>Alhamdulillah kegiatan ziarah dalam rangka memperingati Harlah PMII ke 61 ini juga di ikuti oleh kader dari cabang PMII Kab Bandung, cabang kota bandung, dan cabang jakarta, para kader melaksanakan dengan penuh khidmat semoga bisa menjadi salah satu motivasi bagi kader PMII dalam mempertahankan tradisi dan kebudayaan dalam mengarungi perubahan zaman yang semakin maju.</p>
<p>Di akhir acara dilanjutkan dengan bernyanyi mars PMII bersama dan disertai dengan foto bersama</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/PMII-Komisariat-Sufyan-Tsauri-Ziarah-ke-Bandung.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[PMII Komisariat Sufyan Tsauri Ziarah ke Bandung]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/PMII-Komisariat-Sufyan-Tsauri-Ziarah-ke-Bandung-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[PMII Komisariat Sufyan Tsauri Ziarah ke Bandung]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Jadi Gila dan Bacok Orang Ngerinya Dampak Investasi Bodong</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-37995/jadi-gila-dan-bacok-orang-ngerinya-dampak-investasi-bodong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2021 07:47:07 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Investasi Bodong]]></category>
		<category><![CDATA[Pangandaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pembacokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-37995/jadi-gila-dan-bacok-orang-ngerinya-dampak-investasi-bodong</guid>

					<description><![CDATA[PANGANDARAN,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; Tawaran investasi cepat kaya memang iming-imingnya menggiurkan, tak pelak jika ada saja orang yang tergiur dengan mode halus penipuan berkedok investasi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PANGANDARAN, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; Tawaran investasi cepat kaya memang iming-imingnya menggiurkan, tak pelak jika ada saja orang yang tergiur dengan mode halus penipuan berkedok investasi.</p>
<p>Otak yang telah terbrainwash pun semacam terhipnotis, sehingga nalar yang waras pun terkontaminasi dengan angan-angan cepat kaya dan selanjutnya tanpa berfikir matang terkait sistem, begitu mudahnya si Korban menyetorkan uang meski itu hasil dari jual kebun maupun hutang.</p>
<p>Manakala Investasinya tak secemerlang harapannya dan impiannya serta dapat mewujudkan cita-cita, malah tak kunjung jadi kenyataan, melainkan yang ada hanyalah halusinasi semata.</p>
<p>Tak sedikit Korban yang sudah kadung menyetorkan uang dan hilang cuma-cuma karena investasi bodong tersebut, hanya saja anehnya tak mau lapor karena kadung berfikir wong cilik bisa apa terkecuali ada Pihak seperti Bung Karno yang tahu akan hal itu kemudian menertibkan bisnis-bisnis bodong yang berkeliaran.</p>
<p>Jika tokoh-tokoh di atas ada yang seperti itu dijamin Monas penuh dan malah berterimakasih pada orang yang dianggap pejuang bahkan tokoh. Tak hanya itu malah diangkat keliling monas sukarela oleh banyak orang.</p>
<p>Diketahui, bisnis investasi bodong aka Money Game kian bermunculan dan bahkan segelintir kisah sukses banjir di internet dengan peringkat tertentu dengan mengaku kalau orang biasa yang kini sukses.</p>
<p>Para korbannya pun yang sudah terlanjur berinvestasi dengan nominal yang tidak sedikit dapat menimbulkan pada beban pikiran, itu saja sih mending, bahkan bisa sampai gila.</p>
<p>Salah satu yang mengalami hal tersebut yakni Karim warga Pangandaran Jawa Barat (Jabar) yang ber KTP Banyumas Jawa Tengah (Jateng).</p>
<p>Karim diketahui mengamuk di tempat wisata di Pangandaran dan membacok 5 orang.</p>
<p>Karena hal itu akhirnya Karim ditembak mati.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Aksi Satgas TMMD Rehab RTLH Mushola Al Mukhlisin</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-18534/aksi-satgas-tmmd-rehab-rtlh-mushola-al-mukhlisin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Oct 2019 21:59:35 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Jeruklegi]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 0703 Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[TMMD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-18534/aksi-satgas-tmmd-rehab-rtlh-mushola-al-mukhlisin</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO -Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 106 Kodim Cilacap dilaksanakan di Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap. Satgas TMMD dan warga sejak pagi sudah melaksanakan kegiatan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> -Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 106 Kodim Cilacap dilaksanakan di Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Cilacap. Satgas TMMD dan warga sejak pagi sudah melaksanakan kegiatan.</p>
<p>Di lokasi rehab Mushola Al Mukhlisin, fokus pengerjaan pada bagian Ruangan Mandi Cuci dan Kakus (MCK), Senin (14/2019).</p>
<p>MCK mushola tersebut mulai dipasangi asbes pada bagian atap. Anggota Satgas TMMD, Serda Haryanto, memulai pemasangan asbes.</p>
<p>Dibantu anggota Satgas yang lain serta beberapa warga desa, MCK berukuran 3×3 dimulai dipasangi asbes pada bagian atapnya. &#8220;Kami gunakan asbes untuk atapnya. Dan kami sedang mulai memasangnya hari ini.&#8221; ungkap Serda Haryanto yang berasal dari Batalyon Yonif 405 Cilacap itu.</p>
<p>Nardi (38) warga setempat menerangkan bahwa pemasangan kaso atau usuk atap MCK sudah dilakukan kemarin. &#8220;Setelah usuk terpasang, saatnya sekarang kami memasang asbesnya,&#8221; terang Nardi. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>LAZISMU dan MDMC Kroya Berbagi Kepada Sesama</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-17177/lazismu-dan-mdmc-kroya-berbagi-kepada-sesama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Aug 2019 19:36:18 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kroya]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-17177/lazismu-dan-mdmc-kroya-berbagi-kepada-sesama</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211; Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Muhamadiyah (LAZISMU) dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Cilacap menyalurkan paket sembako kepada kaum dhuafa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Muhamadiyah (LAZISMU) dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Cilacap menyalurkan paket sembako kepada kaum dhuafa.</p>
<p>Pembagian sembako tersebut merupakan bagian dari program memberi untuk negeri. Sebelum Melakukan pembagian sembako tim yang terdiri dari MDMC Kroya, FKPP dan IKAPETA Desa Mujur Lor melakukan survei kebeberapa lokasi dan juga melakukan koordinasi dengan RT setempat.</p>
<p>Kebanyakan penerima bantuan sembako ini adalah wanita janda, orang yang tidak punya penghasilan tetap, pekerja serabutan.</p>
<p>Tampak senyum bahagia terpancar dari wajah-wajah saat mereka mengetahui mendapat bantuan sembako.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, antusias warga Dhu’afa penerima sangat baik. Merasa bahagia dengan paket sembako yang telah mereka terima. Terima Kasih kepada segenap donatur Lazismu Cilacap, KL Lazismu Cilacap Utara, KL Lazismu Jeruklegi, KL Lazismu Kroya dan KL Lazismu Majenang yang telah mempercayai Zakat dan Infaqnya melalui kami.&#8221; Kata Pimpinan Daerah Muhamamdiyah Cilacap, Setioko melalui Laman PWMU Jateng.</p>
<p>Semoga Allah SWT membalas berlipat lipat atas kebaikan dan amal Soleh donatur. Semoga dimudahkan segala urusan dan diberikan Rizki yang halal juga barokah. Aamiin</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>4 Temuan Kerangka di Banyumas adalah korban Pembunuhan Masalah Tanah</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-17149/4-temuan-kerangka-di-banyumas-adalah-korban-pembunuhan-masalah-tanah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2019 16:16:14 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banyumas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-17149/4-temuan-kerangka-di-banyumas-adalah-korban-pembunuhan-masalah-tanah</guid>

					<description><![CDATA[BANYUMAS,  aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211; Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang di dasari karena rebutan tanah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANYUMAS, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang di dasari karena rebutan tanah.</p>
<p>Sebelumnya warga di Desa Pasinggangan, Kabupaten Banyumas digegerkan dengan temuan 4 kerangka tubuh manusia yang di kubur bersamaan.</p>
<p>Ke-empat kerangka itu diyakini adalah Supratno, Sugiono, Heri, dan Vivin (21).</p>
<p>Penemuan tersebut pertama kali ditemukan oleh Rasman (63) yang hendak mencangkul namun pacul yang digunakan untuk mencangkul mental. Kemudian Rasman berpindah kesebelah dan menemukan tengkorak yang diduga kepala manusia.</p>
<p>Namun karena masih ragu kemudian Rasman baru bercerita pada hari Sabtu tanggal 24 Agustus 2019 sekitar pukul 06.30 WIB. Bapak Rasman selanjutnya memberitahukan kepada Saren (55).</p>
<p>Keduanya sempat mengecek kembali temuan tersebut. Kemudian sekitar pukul 18.30 WIB keduanya melaporkan penemuan itu kepada Kadus dan diteruskan melaporkan kepada Bhabiniamtibmas Polsek Banyumas.</p>
<p>Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan akhirnya Petugas Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Banyumas berhasil mengungkap identitas tersangka.</p>
<p>Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun menjelaskan bahwa. Tersangka yang berjumlah 4 orang telah berhasil diamankan. Mereka masih keluarga dari korban.</p>
<p>&#8220;Para tersangka yaitu 4 orang, yaitu Saminah (52) yang merupakan kakak perempuan dari bapak Supratno (korban), sedangkan 3 lainnya yaitu, Irfan (32), Putra (27), dan Saniah (37). Ketiganya adalah anak Saminah,&#8221; Ucap AKBP Bambang Yudhantara Salamun.</p>
<p>Lebih lanjut, Kapolres mengatakan. Adapun motif pembunuhan itu didasari karena dendam masalah warisan tanah. Pembunuhan itu dilakukan 5 tahun lalu, yaitu 9 Oktober 2014.</p>
<p><H2>Skenario Saminah Kakak Kandung Perempuan Korban sekaligus Tersangka</H2></p>
<p>Dilansir dari Antara. Kejadian telah diskenariokan oleh Saminah yang juga kakak kandung korban (Supratno).</p>
<p>Saminah membawa ibunya yang juga Ibu Supratno (korban) bernama Bu Misem dari rumah yang di tempati para korban ke rumahnya (Rumah Saminah).</p>
<p>Saminah beralasan bahwa Bu Misem sedang sakit sehingga sementara waktu untuk tinggal di rumahnya.</p>
<p><H2>Kesadisan Para Tersangka membunuh Korbannya yang masih Saudara</H2></p>
<p>Masih dilansir dari Antara. Saminah yang menjalankan skenario, sedangkan dua anak laki-laki Saminah mengeksekusi ke 4 korban yang masih saudara.</p>
<p>Keduanya yaitu Irfan dan Putra. Keduanya masuk ke dalam rumah neneknya (rumah Misem, red.).</p>
<p>Pada saat itu di rumah neneknya yang juga di tempati 3 Paman serta 1 sepupunya hanya terdapat satu pamannya atas nama Sugiono sedang mandi. Ketika Sugiono ke luar dari kamar mandi, Irfan langsung memukul Sugiono menggunakan besi bekas dongkrak.</p>
<p>Hal itu juga dibuktikan berdasarkan temuan dongkrak yang dikubur bersama 4 korban.</p>
<p>&#8220;Kondisi besinya sudah seperti ini karena dikubur di dekat saluran air sehingga terkikis,&#8221; ujar Kapolres menunjukkan besi bekas dongkrak yang digunakan untuk memukul korban Sugiono dilansir dari Antara.</p>
<p>Setelah memukul Sugiono dengan besi bekas dongkrak, Sugiono kembali dipukul oleh Putra dengan menggunakan tabung elpiji berukuran 3 kilogram. Sehingga Sugiono meninggal dunia dan selanjutnya jenazahnya dibawa ke salah satu kamar di rumah tersebut.</p>
<p>Sebelum Sugiono dibunuh, sempat terjadi percekcokan sehingga terdengar oleh tetangga sekitar rumah Misem.</p>
<p>&#8220;Saat tetangga datang, ditemui oleh Saminah dan disampaikan bahwa ada permasalahan sedikit, tapi sudah tidak ada masalah. Jadi yang menenangkan tetangga yang datang itu Ibu para tersangka ini,&#8221; ucap Kapolres.</p>
<p>Kapolres mengatakan, Irfan dan Putra selanjutnya menunggu kedatangan penghuni rumah Misem lainnya, hingga akhirnya datanglah korban kedua, yakni Supratno yang baru pulang dari tempat kerja.</p>
<p>Sesampainya di rumah, Supratno yang diketahui sebagai pegawai negeri sipil langsung dibunuh oleh kedua tersangka dengan cara dipukul menggunakan besi dan tabung elpiji. Setelah meningggal dunia, jenazah Supratno dibawa ke dalam kamar dan ditumpuk di atas jenazah Sugiono.</p>
<p>&#8220;Tidak lama kemudian, datanglah saudara Heri yang merupakan putra bungsu atau putra kelima dari Bu Misem. Begitu datang dan masuk ruang tengah, saudara Heri langsung dipukul dari belakang oleh kedua tersangka hingga meninggal dunia dan selanjutnya dimasukkan ke dalam kamar, lalu ditumpuk dengan korban lainnya,&#8221; papar Kapolres, menjelaskan.</p>
<p><H2>Mahasiswi IAIN tak Luput dari sasaran tersangka</H2></p>
<p>Kendati tiga orang tersebut merupakan target utama, namun kedua tersangka tahu jika tidak lama lagi akan datang sepupu mereka, yakni Vivin yang merupakan putri dari korban atas nama Supratno dan tercatat sebagai mahasiswi IAIN Purwokerto.</p>
<p>Saat tahu Vivin akan datang, kedua tersangka mencoba mengirim pesan singkat melalui telepon seluler milik Supratno supaya tidak pulang agar tidak menjadi korban kembali.</p>
<p>Akan tetapi ternyata pesan singkat itu tidak dibalas karena Vivin sudah sampai di rumah Misem hingga akhirnya turut dibunuh oleh Irfan dan Putra.</p>
<p>&#8220;Keempat korban selanjutnya dikubur di belakang rumah Misem pada malam hari,&#8221; ungkap Kapolres.</p>
<p><H2>Setelah Membunuh 4 Saudaranya</H2></p>
<p>Masih dilansir dari Antara. Setelah kejadian tersebut, Misem dilarang pulang ke rumahnya oleh Saminah selama hampir satu bulan dan selama itu pula Irfan beserta Putra selalu membersihkan rumah Misem yang berjarak sekitar 5 meter dari rumahnya.</p>
<p>Pasca kejadian tersebut, beberapa tetangga sering kali datang untuk menanyakan keberadaan para korban tetapi disampaikan bahwa mereka pergi merantau.</p>
<p>Menurut dia, hal itu juga disampaikan Saminah kepada Misem bahwa ketiga saudaranya pergi merantau sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.</p>
<p>Sementara tersangka lainnya yang merupakan putri sulung Saminah, yakni Saniah berperan menjual beberapa barang milik korban di antaranya sepeda motor.</p>
<p><H2>Jerat yang diberikan kepada 4 Tersangka</H2></p>
<p>Terkait dengan kasus tersebut, Kapolres mengatakan. Para tersangka bakal dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 subsider Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara.</p>
<p>&#8220;Khusus untuk tersangka Saniah dikenakan Pasal 480 KUHP di mana dia tidak terlibat dalam rangkaian pembunuhan mau pun perencanaannya, namun dia menjual barang-barang milik korban,&#8221; Pungkas Kapolres Banyumas.</p>
<p>Referensi : Antara</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tim Kajida Sekjen Wantanas Menerima Masukan Warga Winong</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-17032/tim-kajida-sekjen-wantanas-menerima-masukan-warga-winong</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jurnalisme Warga]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2019 06:01:21 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kesugihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-17032/tim-kajida-sekjen-wantanas-menerima-masukan-warga-winong</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211; Tim Kajian Daerah Sekertaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) mendengarkan keluhan dan aspirasi warga winong.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tim Kajian Daerah Sekertaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) mendengarkan keluhan dan aspirasi warga winong.</p>
<p>Dalam agenda tersebut, tim kajida wantanas yang berada di bawah pimpinan Mayjen TNI Afanti. S. Uloli bersilaturrahmi guna membuka dialog atas permasalahan yang tengah dihadapi warga winong. Yaitu terkait dengan polusi akibat aktifitas PLTU.</p>
<p>Agenda tersebut dilaksanakan di Aula Dusun Winong dengan forum diskusi atau dengan membuka dialog, dan acara tersebut juga difasilitasi oleh Pemkab Cilacap pada hari selasa 20 Agustus 2019 kemarin.</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri oleh segenap pejabat kepemerintahan, di antaranya. Kepala Kesbangpol Kabupaten Cilacap Sadmoko Danardono, Kasdim 0703 Cilacap Mayor (Inf) Ahmad Rofik Alfian, Sekcam Kesugihan Dian Galih Wicaksono, Danramil Kesugihan Kapten (Inf) Sueb, Kapolsek Kesugihan Aipda Hartoyo, Lurah Slarang Marmin dan perwakilan warga Dusun Winong sejumlah 40 orang.</p>
<p>Salah satu warga Dusun Winong, Slarang, Kesugihan mengungkapkan rasa keprihatinannya. Yaitu terkait permasalahan sertan kondisi di kampung halamannya itu semenjak berdirinya PLTU.</p>
<p>&#8220;Aktivitas dari PLTU menimbulkan permasalahan seperti pencemaran limbah, polusi, abrasi, dan timbulnya berbagai penyakit, hal itu juga disertai dengan minimnya pasokan air PDAM maupun dampak psikologis lain,&#8221; Kata Fandi Ramadhan (21) seperti dikutip dari RRI.</p>
<p>Lebih lanjut, ia juga berharap agar PLTU segera menyelesaikan berbagai persoalan dan dampak lingkungan semenjak berdirinya PLTU.</p>
<p>&#8220;PLTU diharapkan menyelesaikan persolan dan dampak yang telah ditimbulkan serta mengkaji ulang Amdal,&#8221; Imbuhnya.</p>
<p>Menanggapi berbagai keluhan warga Tim Kajida turut berempati atas kondisi lingkungan Dusun Winong. </p>
<p>&#8220;Kami bersama seluruh tim akan menampung semua masukan atau aspirasi dari warga untuk selanjutnya melakukan kajian serta berkoordinasi dengan pihak PT S2P, Pemkab Cilacap dan Pemerintah Pusat untuk mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan permasalahan yang melanda warga Dusun Winong &#8220;ucap Mayjen TNI Afanti. S. Uloli seperti dikutip dari RRI.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
