<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Jawa Tengah &#8211; Daerah24</title>
	<atom:link href="https://daerah.cilacap.info/tag/jawa-tengah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://daerah.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Jan 2022 19:02:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/daerah/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Jawa Tengah &#8211; Daerah24</title>
<link>https://daerah.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Regional</description>
</image>
	<item>
		<title>Awas Cuaca Ekstrem 3-6 Jam ke Depan di Jawa Tengah</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-43247/awas-cuaca-ekstrem-3-6-jam-ke-depan-di-jawa-tengah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2022 04:57:46 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Prakiraan Cuaca Jawa Tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-43247/awas-cuaca-ekstrem-3-6-jam-ke-depan-di-jawa-tengah</guid>

					<description><![CDATA[CILACAP,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; Diprakirakan dalam 3 &#8211; 6 jam ke depan pada Senin 17 Januari 2022 terdapat potensi cuaca ekstrem dengan intensitas Hujan Sedang &#8211; Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang dibeberapa wilayah di Jawa Tengah.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>CILACAP, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a> &#8211; Diprakirakan dalam 3 &#8211; 6 jam ke depan pada Senin 17 Januari 2022 terdapat potensi cuaca ekstrem dengan intensitas Hujan Sedang &#8211; Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang dibeberapa wilayah di Jawa Tengah.</p>
<p>Adapun Wilayah di Jawa Tengah (Jateng) teesebut antara lain : Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kab./Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Kab. Semarang, Grobogan, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Temanggung, Kendal, Kab./Kota Tegal, Brebes dan sekitarnya.</p>
<p>Himbauan: Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (hujan lebat disertai kilat/petir dan diikuti angin kencang, dll) dan dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.</p>
<p>Mohon bantuan kepada BPBD/Pihak Terkait dapat meminta kepada Masyarakat untuk menjauh dari bantaran sungai, tubuh air atau wilayah rawan banjir, serta lereng yang rawan longsor.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-angin-kencang-dan-cuaca-ekstrem.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi angin kencang dan cuaca ekstrem]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-angin-kencang-dan-cuaca-ekstrem-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi angin kencang dan cuaca ekstrem]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Cegah Covid-19, Ansor Jateng Keluarkan Instruksi Hentikan Kegiatan</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-39117/cegah-covid-19-ansor-jateng-keluarkan-instruksi-hentikan-kegiatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2021 14:14:14 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[GP Ansor]]></category>
		<category><![CDATA[Info Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-39117/cegah-covid-19-ansor-jateng-keluarkan-instruksi-hentikan-kegiatan</guid>

					<description><![CDATA[SEMARANG,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; Semakin meningkatnya kasus Covid-19 di Jawa Tengah, khususnya di Kudus dan sejumlah Kabupaten/kota lainnya menyebabkan Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah mengeluarkan surat instruksi untuk menghentikan semua kegiatan organisasi yang bersifat mengumpulkan massa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; Semakin meningkatnya kasus Covid-19 di Jawa Tengah, khususnya di Kudus dan sejumlah Kabupaten/kota lainnya menyebabkan Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah mengeluarkan surat instruksi untuk menghentikan semua kegiatan organisasi yang bersifat mengumpulkan massa.</p>
<p>&#8220;Kami menginstruksikan seluruh kegiatan yang mengundang kerumunan masa dalam jumlah banyak untuk dapat ditunda terlebIh dahulu,&#8221; bunyi surat instruksi yang ditandatangani Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahudin Aly tertanggal 5 Juni 2021.</p>
<p>PW GP Ansor Jawa Tengah juga menginstruksikan seluruh penyelenggaraan Konferensi ditingkat Pimpinan Cabang, Pimpinan Anak Cabang, serta Pimpinan Ranting untuk dapat ditunda terlebih dahulu.  </p>
<p>Penundaan kegiatan  sampai dengan 2&#215;14 (Empat Belas) hari kedepan atau sampai Akhir bulan Juni 2021.</p>
<p>&#8220;Penundaan ini dilakukan berdasarkan hasil kajian Tim Gugus Tugas GP Ansor Penanganan Covid-19 mengingat kasus Covid-19 di Jawa Tengah yang semakin meningkat. Apabila dalam kurun waktu yang telah ditentukan, situasi dan kondisi belum memungkinkan, maka penundaan akan diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditentukan,&#8221; demikian bunyi surat instruksi PW GP Ansor Jawa Tengah. </p>
<p>&#8220;Masalah COVID-19 merupakan tanggung jawab kita bersama bukan hanya pemerintah. Tetapi hal ini menjadi tanggung jawab kita selaku warga bangsa untuk memutus mata rantai COVID-19, karena keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi, oleh karena itu kita semuanya harus bergerak bersama,&#8221; jelas menantu Bupati Cilacap.</p>
<p>Masih banyaknya acara berkumpul yang menimbulkan kerumunan massa menyebabkan kasus Covid-19 di Jawa Tengah, semakin naik dan bahkan dibarengi tingginya angka kematian.  Kudus menempati peringkat teratas dalam penularan Covid-19 di Jawa Tengah. Berdasarkan data dari tim satgas Covid-19 Jawa Tengah, per 6 Juni 2021 data COVID-19 di Kudus, terdapat konfirmasi aktif positif COVID-19 ada 1.626 orang. Terdiri dari 396 orang dirawat di rumah sakit dan 1.230 orang menjalani isolasi mandiri.</p>
<p>Kasus sembuh ada sebanyak 6.067 orang dan meninggal dunia ada 700 orang. Secara keseluruhan ada 8.393 orang di Kudus yang terkonfirmasi positif COVID-19.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Irjen-Polisi-Ahmad-Luthfi-dengan-Ketua-PW-GP-Ansor-Jateng.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="639"
				height="382">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Irjen Polisi Ahmad Luthfi dengan Ketua PW GP Ansor Jateng]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Irjen-Polisi-Ahmad-Luthfi-dengan-Ketua-PW-GP-Ansor-Jateng-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Irjen Polisi Ahmad Luthfi dengan Ketua PW GP Ansor Jateng]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Hidup Sebatang Kara, Warga Ngadirejo Temanggung Ditemukan Tak Bernyawa Dirumahnya</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-36786/hidup-sebatang-kara-warga-ngadirejo-temanggung-ditemukan-tak-bernyawa-dirumahnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2021 13:15:52 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[Temanggung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-36786/hidup-sebatang-kara-warga-ngadirejo-temanggung-ditemukan-tak-bernyawa-dirumahnya</guid>

					<description><![CDATA[TEMANGGUNG,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; Pagi hari warga Desa Gondangwinangun dikejutkan dengan penemuan sosok pria yang telah menjadi mayat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEMANGGUNG, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; Pagi hari warga Desa Gondangwinangun dikejutkan dengan penemuan sosok pria yang telah menjadi mayat.</p>
<p>Korban ditemukan dengan keadaan tengkurap berpakaian lengkap di atas tempat tidur tak bernyawa oleh tetangga di Dusun Gandu Kulon Rt 01 Rw 02 Desa Gondangwingun Kecamatan Ngadirejo pada Selasa (16/2/2021) pukul 07.30 WIB.</p>
<p>Pria yang sudah ditemukan sudah membusuk dikenal warga sebagai Gito (68) yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh.</p>
<p>Menurut keterangan dari beberapa tetangga korban rumah tersebut hanya dihuni oleh korban saja tanpa ada anggota keluarga lain yang menemani.</p>
<p>&#8220;Pak Gito terakhir terlihat oleh para tetangga pada tanggal 13 Februari,&#8221; jelas Tri Maryanto tetangga korban.</p>
<p>Kapolres Temanggung Polda Jateng AKBP Benny Setyowadi melalui Kapolsek Ngadirjo AKP Yanu Fajar menerangkan, awal mula penemuan mayat bermula dari warga mencium bau menyengat disekitaran rumah korban. </p>
<p>Setelah dilakukan pengecekan ditemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa .</p>
<p>&#8220;Kami beserta Puskesmas dan BPBD mengevakuasi korban ke Puskesmas guna dilaksanakan visum,&#8221; terang Kapolsek Kamis (17/2/2021).</p>
<p>Sementara itu dari keterangan dr. Ivanalia Solindio hasil dari visum tidak ditemukan tanda penganiyaan ditubuh korban dan korban diperkirakan meninggal lebih dari 1 X 24 jam.</p>
<p>Atas kejadian tersebut pihak kepolisian menghubungi keluarga korban karena sesuai keterangan beberapa saksi korban tinggal sendiri dan akan memakamkan korban sesuai dengan ketentuan yang ada.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/polisi-cek-kediaman-orang-meninggal-di-ngadirejo-temanggung.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[polisi cek kediaman orang meninggal di ngadirejo temanggung]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/polisi-cek-kediaman-orang-meninggal-di-ngadirejo-temanggung-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[polisi cek kediaman orang meninggal di ngadirejo temanggung]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Peringatan Dini Cuaca Jawa Tengah, 17 Januari 2021</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-35974/peringatan-dini-cuaca-jawa-tengah-17-januari-2021</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bayu Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2021 09:13:08 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Prakiraan Cuaca Jawa Tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-35974/peringatan-dini-cuaca-jawa-tengah-17-januari-2021</guid>

					<description><![CDATA[SEMARANG,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; UPDATE Peringatan Dini Cuaca Jawa Tengah tanggal 17 Januari 2021 pkl 15:35 WIB berpotensi terjadi Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang pada pkl. 16:00 WIB di]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; UPDATE Peringatan Dini Cuaca Jawa Tengah tanggal 17 Januari 2021 pkl 15:35 WIB berpotensi terjadi Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang pada pkl. 16:00 WIB di</p>
<p>Kabupaten Banyumas: Purwokerto Barat, Patikraja, Karanglewas, Sokaraja, Kembaran, Sumbang, Baturraden, Purwokerto Timur.</p>
<p>*Kabupaten Purbalingga:* Kutasari,</p>
<p>*Kabupaten Banjarnegara:* Karangkobar, Wanayasa, Kalibening, Pandanarum, </p>
<p>*Kabupaten Purworejo:* Bener,</p>
<p>*Kabupaten Wonosobo:* Kepil, </p>
<p>*Kabupaten Magelang:* Kajoran, Bandongan, </p>
<p>*Kabupaten Boyolali:* Banyudono, Sambi, Ngemplak, Nogosari, Simo, </p>
<p>*Kabupaten Klaten:* Pedan, Juwiring, Wonosari, Delanggu, Polanharjo, Tulung, Jatinom, Ngawen, </p>
<p>*Kabupaten Sukoharjo:* Polokarto, Mojolaban, Grogol, Baki, Kartasura, </p>
<p>*Kabupaten Tegal:* Jatinegara, </p>
<p>*Kabupaten Karanganyar:* Jumantono, Karanganyar, Tasikmadu, Jaten, Colomadu, Gondangrejo, Mojogedang, </p>
<p>*Kabupaten Sragen:* Kalijambe, Plupuh, Masaran, Kedawung, Karangmalang, Sidoharjo, </p>
<p>*Kabupaten Semarang:* Bandungan, </p>
<p>*Kabupaten Temanggung:* Temanggung, Parakan, Ngadirejo, Tlogomulyo, Bansari, Bejen, Gemawang, </p>
<p>*Kabupaten Kendal:* Patean, Singorojo, Limbangan, Boja, </p>
<p>*Kota Surakarta:* Laweyan, Jebres, Banjarsari, </p>
<p>*Kabupaten Pekalongan:* Kesesi, Bojong, </p>
<p>*Kabupaten Pemalang:* Belik, Bodeh, Bantarbolang, Randudongkal, Ampelgading, Warungpring, dan sekitarnya.</p>
<p>*Dan dapat meluas ke* wilayah </p>
<p>*Kota Semarang:* Mijen, Banyumanik, Gunungpati, </p>
<p>*Kabupaten Banyumas:* Rawalo, Lumbir, Wangon, Jatilawang, Kalibagor, Purwojati, Ajibarang, Gumelar, Pekuncen, Cilongok, Kedungbanteng, </p>
<p>*Kabupaten Cilacap:* Jeruklegi, Gandrungmangu, Kedungreja, Patimuan, Bantarsari, </p>
<p>*Kabupaten Purbalingga:* Kalimanah, Kemangkon, Padamara, Bobotsari, Bukateja, Kejobong, Kaligondang, Purbalingga, Mrebet, Karangreja, Karanganyar, Karangmoncol, Rembang, Bojongsari, Pengadegan, Karangjambu, Kertanegara, </p>
<p>*Kabupaten Banjarnegara:* Banjarmangu, Punggelan, </p>
<p>*Kabupaten Boyolali:* Ampel, Cepogo, Musuk, Boyolali, Mojosongo, Teras, Karanggede, Klego, Andong, </p>
<p>*Kabupaten Wonogiri:* Sidoharjo, Jatiroto, Wonogiri, Ngadirojo, Slogohimo, Jatisrono, Jatipurno, Girimarto, </p>
<p>*Kabupaten Magelang:* Salaman, Srumbung, Dukun, Mertoyudan, Tempuran, Kaliangkrik, Windusari, </p>
<p>*Kabupaten Klaten:* Trucuk, Ceper, Karangdowo, </p>
<p>*Kabupaten Semarang:* Bandungan, Susukan, Sumowono, Bergas, Pringapus, Kaliwungu, Ungaran Barat, Ungaran Timur, </p>
<p>*Kabupaten Pemalang:* Pemalang, Moga, Pulosari, Watukumpul, </p>
<p>*Kabupaten Sragen:* Gemolong, Miri, Sambirejo, Gondang, Sambungmacan, Ngrampal, Sragen, Tanon, Sukodono, </p>
<p>*Kabupaten Sukoharjo:* Tawangsari, Sukoharjo, Nguter, Bendosari, Gatak, </p>
<p>*Kabupaten Karanganyar:* Jatipuro, Jatiyoso, Jumapolo, Tawangmangu, Ngargoyoso, Karangpandan, Kerjo, </p>
<p>*Kabupaten Grobogan:* Kedungjati, Karangrayung, Penawangan, Klambu, Godong, Gubug, Tegowanu, Tanggungharjo, </p>
<p>*Kabupaten Pati:* Sukolilo, Gunungwungkal, Cluwak, Dukuhseti, </p>
<p>*Kabupaten Kudus:* Undaan, </p>
<p>*Kabupaten Jepara:* Batealit, Bangsri, Keling, Kembang, Pakis Aji, Donorojo, </p>
<p>*Kabupaten Demak:* Mranggen, Karangawen, Guntur, Dempet, Kebonagung, </p>
<p>*Kabupaten Temanggung:* Tembarak, Kaloran, Kandangan, Kedu, Jumo, Tretep, Candiroto, Kranggan, Selopampang, Kledung, Wonoboyo, </p>
<p>*Kabupaten Kendal:* Plantungan, Pageruyung, Sukorejo, Gemuh, Ngampel, </p>
<p>*Kabupaten Pekalongan:* Kandangserang, Paninggaran, Lebakbarang, Petungkriyono, Karanganyar, Kajen, Sragi, </p>
<p>*Kabupaten Tegal:* Bumijawa, Bojong, Balapulang, </p>
<p>*Kabupaten Brebes:* Bumiayu, Paguyangan, Sirampog, Tonjong, dan sekitarnya.</p>
<p>*Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung* hingga pkl 18:00 WIB</p>
<p>Prakirawan BMKG Jawa Tengah</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-hujan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi hujan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-hujan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi hujan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Akademisi Unsoed Purwokerto: Tumbuhkan Empati Anak Sejak Dini</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-26411/akademisi-unsoed-purwokerto-tumbuhkan-empati-anak-sejak-dini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2020 01:50:48 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Purwokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-26411/akademisi-unsoed-purwokerto-tumbuhkan-empati-anak-sejak-dini</guid>

					<description><![CDATA[PURWOKERTO,  aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211; Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Wisnu Widjanarko mengingatkan pentingnya menumbuhkan empati dan kepedulian sosial anak sejak usia dini.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWOKERTO, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Wisnu Widjanarko mengingatkan pentingnya menumbuhkan empati dan kepedulian sosial anak sejak usia dini.</p>
<p>&#8220;Berempati bukan sebatas berhenti pada membayangkan kondisi orang lain, tapi orang tua bisa melatih anak untuk peduli,&#8221; katanya di Purwokerto, Kamis.</p>
<p>Dosen komunikasi keluarga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman itu menambahkan bahwa untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial anak, kata dia, orang tua bisa memberikan contoh kepada anak.</p>
<p>&#8220;Misalkan, pada masa pandemi ini orang tua bisa mengajak anak bersama-sama berdonasi dalam rangka tanggap pandemi. Anak yang sudah memiliki uang saku atau tabungan, bisa diajak menyisihkan sebagian untuk berbagi. Bukan soal besaran donasinya, tapi anak dilatih untuk bertindak, itu jauh lebih punya dampak nyata,&#8221; katanya.</p>
<p>Dengan demikian, kata dia, anak sejak kecil dilatih untuk memiliki kepekaan, peduli dengan sesama dan terbiasa untuk memberi.</p>
<p>&#8220;Melalui pendekatan komunikasi, dengan pesan yang mudah dicerna, melalui interaksi yang hangat untuk mewujudkan makna kebajikan, maka sesungguhnya keluarga bisa menjadi madrasah atau sekolah kehidupan, di mana orang tua berkesempatan untuk mendidik anak tentang nilai-nilai kemanusiaan,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia menambahkan pada masa pandemi di mana banyak kegiatan dilakukan di dalam rumah maka besar kemungkinan anak akan mengalami rasa bosan.</p>
<p>&#8220;Ketika anak merasa bosan di rumah, dan ingin bermain di luar, kita mengingatkan kepada anak bahwa apa yang dianggap membosankan itu sesungguhnya yang didambakan oleh banyak orang. Berada di rumah adalah ‘kemewahan’ tersendiri dengan segala keterbatasan, karena rumah menjadi benteng pertahanan yang aman dalam menghadapi pandemi,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia menambahkan ada juga kemungkinan anak merasa bosan dengan makanan yang dinilai kurang variatif selama periode berdiam di rumah.</p>
<p>&#8220;Ketika anak mungkin merasa bosan dengan makanan yang boleh jadi tidak lebih variatif dari hari-hari biasanya, orang tua dapat mengingatkan banyak di luar sana yang karena pandemi kehilangan pekerjaan sehingga berpikir keras untuk mengatur ulang pola konsumsinya,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Perlindungan bagi Pekerja Migran, kata Sosiolog Unsoed Purwokerto</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-26412/pentingnya-perlindungan-bagi-pekerja-migran-kata-sosiolog-unsoed-purwokerto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2020 01:50:13 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Purwokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-26412/pentingnya-perlindungan-bagi-pekerja-migran-kata-sosiolog-unsoed-purwokerto</guid>

					<description><![CDATA[PURWOKERTO,  aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211; Sosiolog dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Tyas Retno Wulan mengingatkan pentingnya perlindungan bagi pekerja migran khususnya di tengah pandemi COVID-19.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWOKERTO, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; Sosiolog dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Tyas Retno Wulan mengingatkan pentingnya perlindungan bagi pekerja migran khususnya di tengah pandemi COVID-19.</p>
<p>&#8220;Perlindungan bagi pekerja migran khususnya yang terdampak COVID-19 perlu menjadi perhatian,&#8221; katanya di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Kamis.</p>
<p>Dia mencontohkan, bagi pekerja migran yang mengalami PHK, misalnya, perlu adanya bantuan logistik dan memastikan kesehatan mereka.</p>
<p>&#8220;Untuk pekerja migran yang akan kembali pulang ke Tanah Air, perlu dipastikan bahwa mereka tidak tertahan di bandara serta disediakan fasilitas untuk karantina selama 14 hari,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, bagi pekerja migran yang telah tiba di Tanah Air dan telah menjalani karantina, kata dia, perlu diberikan surat keterangan sehat sebagai bekal pulang ke kampung halaman.</p>
<p>&#8220;Surat keterangan sehat setelah menjalani karantina selama 14 hari bertujuan supaya desa dan masyarakat atau tetangga mereka bisa menerima kepulangan mereka dengan baik tanpa ada stigma negatif,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia juga memberikan apresiasi kepada pemerintah yang telah menyiapkan program perlindungan kepada para pekerja migran baik yang sudah kembali ke Tanah Air maupun yang masih berada di luar negeri.</p>
<p>&#8220;Kami berharap implementasinya akan berjalan dengan baik dalam rangka perlindungan bagi pekerja migran,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, seperti diwartakan sebelumnya Presiden Joko Widodo menyampaikan fokusnya pada enam hal yang menjadi perhatian bersama untuk memitigasi dampak COVID-19 terhadap sektor ketenagakerjaan.</p>
<p>Pertama terkait program stimulus ekonomi dan kedua terkait skema program yang meringankan beban mereka.</p>
<p>Hal yang ketiga, untuk pekerja di sektor informal Presiden meminta agar mereka dimasukkan dalam program jaring pengaman sosial.</p>
<p>Keempat, bagi pekerja yang di rumahkan atau korban PHK, Presiden meminta agar mereka diberikan prioritas untuk mendapatkan kartu prakerja.</p>
<p>Kelima terkait program padat karya tunai, sehingga terjadi penyerapan tenaga kerja yang banyak.</p>
<p>Keenam terkait perlindungan kepada para pekerja migran baik yang sudah kembali ke Tanah Air maupun yang masih berada di luar negeri.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>WFH Momentum Tingkatkan Konsumsi Ikan di Rumah</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-26368/pengamat-wfh-momentum-tingkatkan-konsumsi-ikan-di-rumah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2020 12:44:25 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Purwokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-26368/pengamat-wfh-momentum-tingkatkan-konsumsi-ikan-di-rumah</guid>

					<description><![CDATA[PURWOKERTO,  aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211; Pengamat ekonomi perikanan dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Teuku Junaidi mengatakan momentum kerja dari rumah (work from home/WFH) perlu dimanfaatkan dalam kampanye meningkatkan konsumsi ikan di dalam rumah tangga.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>PURWOKERTO, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; Pengamat ekonomi perikanan dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Teuku Junaidi mengatakan momentum kerja dari rumah (<strong>work from home</strong>/WFH) perlu dimanfaatkan dalam kampanye meningkatkan konsumsi ikan di dalam rumah tangga.</p>
<p>&#8220;Tingkatkan konsumsi ikan sebagai salah satu pangan yang bergizi dan aman bagi kesehatan serta berdampak positif bagi daya tahan tubuh,&#8221; katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis.</p>
<p>Dia menambahkan kampanye gemar makan ikan harus terus ditingkatkan kendati di tengah pandemi COVID-19.</p>
<p>&#8220;Upaya untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ikan harus terus ditingkatkan karena sangat bermanfaat bagi kesehatan,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, ujar dia, harga ikan yang relatif stabil juga dapat memberikan kontribusi yang baik terhadap nilai inflasi.</p>
<p>&#8220;Dengan meningkatkan konsumsi ikan maka secara tidak langsung juga dapat memberi dukungan terhadap nelayan agar terus bersemangat melaut atau bagi petani ikan agar terus membudidayakan ikan dan menghasilkan ikan sebagai makanan bagi masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebelumnya, dia juga mengingatkan perlunya pemerintah meningkatkan bantuan untuk nelayan agar tetap bisa melaut selama masa pandemi COVID-19.</p>
<p>&#8220;Tingkatkan bantuan untuk nelayan agar tetap bisa melaut dan menekan dampak COVID-19 misalkan bantuan berupa modal kerja, masker hingga jaringan internet gratis untuk memasarkan produk secara daring,&#8221; katanya.</p>
<p>Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan itu mengatakan, meskipun nelayan hingga saat ini masih terus melaut, namun dampak COVID-19 dikhawatirkan tetap dirasakan nelayan karena pendapatannya menurun.</p>
<p>Dia mengatakan bantuan bagi nelayan diperlukan agar nelayan bisa fokus melaut dan mendukung ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Nelayan tetap harus melakukan aktivitas melaut sehingga harus terjamin kenyamanan dan keamanan dalam bekerja,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
