<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Kementan &#8211; Daerah24</title>
	<atom:link href="https://daerah.cilacap.info/tag/kementan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://daerah.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Jan 2022 18:51:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/daerah/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Kementan &#8211; Daerah24</title>
<link>https://daerah.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Regional</description>
</image>
	<item>
		<title>Mentan Lepas Produk Ekspor Perdana Asam Amino untuk Pakan Ternak ke Asia dan Eropa</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-33126/mentan-lepas-produk-ekspor-perdana-asam-amino-untuk-pakan-ternak-ke-asia-dan-eropa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2020 08:31:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-33126/mentan-lepas-produk-ekspor-perdana-asam-amino-untuk-pakan-ternak-ke-asia-dan-eropa</guid>

					<description><![CDATA[PASURUAN, DAERAH24 &#8211; Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor perdana produk asam amino untuk pakan ternak berupa Trytophan Granule sebanyak 327 metrik ton ketujuh negara di Asia dan Eropa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PASURUAN, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo melepas ekspor perdana produk asam amino untuk pakan ternak berupa Trytophan Granule sebanyak 327 metrik ton ketujuh negara di Asia dan Eropa.</p>
<p>Produk dengan nilai mencapai Rp. 22,5 milyar ini berhasil menembus pasar baru di Vietnam, India, Jerman, Inggris, Polandia, Belanda dan Perancis.</p>
<p>&#8220;Saya mengapresiasi pencapaian dari PT CJ Indonesia, walau di masa pandemi mampu menembus pasar ekspor baru. Pencapaian yang luar biasa,&#8221; kata Mentan SYL saat melepas ekspor di kantor PT CheilJedang Indonesia, Pasuruan (3/11).</p>
<p>Sebagai informasi, asam amino adalah bagian terkecil dari struktur protein. Sebagai bentuk paling kecil dari protein inilah yang dapat memudahkan penyerapan bahan pangan atau pakan pada mahluk hidup sehingga menjalankan fungsinya dengan lebih baik.</p>
<p>PT CJI adalah perusahaan bioteknologi bermodal asing dari Korea yang telah mengawali bisnisnya di Indonesia sejak tahun 1988 dan telah memiliki enam jaringan bisnis masing-masing bioteknologi, feed dan livestock, food, logistik dan entertainmen. &#8220;Kami sangat berterima kasih atas dukungan pak Menteri, apalagi feed additive ini masih dalam kewenangan Kementan. </p>
<p>Harapannya kami dapat memberikan dampak terhadap perekonomian melalui peningkatan ekspor,&#8221; kata Direktur Utama PT CJI, Shin Hee Sung.</p>
<p>Tryptophan granule sendiri merupakan produk baru yang dikembangkan pihaknya guna menjawab permintaan pasar global khususnya untuk produk asam amino pakan ternak dan hewan yang lebih kompetitif baik harga dan ramah lingkungan, imbuh Sung.</p>
<p><strong>Potensi Industri Bioteknologi</strong> </p>
<p>Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil yang turut mendampingi Menteri Pertanian bersama dengan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direktur Jenderal Perkebunan, Direktur Jenderal Tanaman Pangan serta Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian menyampaikan bahwa dari data dari sistem perkarantinaan, IQFAST, sepanjang tahun 2020 PT CJI telah rutin melakukan ekspor asam amino berupa Lyson sulfat. Dengan total 10,632 ribu ton senilai Rp. 133,4 milyar ke 17 negara. &#8220;Alhamdulilah ekspornya rutin dan kini dapat bertambah ragamnya,&#8221; kata Jamil.</p>
<p>Pengembangan industri bioteknologi pertanian menjadi perhatian Kementerian Pertanian, terlebih orientasi dari usaha ini selain dapat memenuhi kebutuhan domestik, 90% produknya berorientasi ekspor. &#8220;Negara kita dengan tanah yang subur, hujan yang cukup dan memiliki keragaman hayati yang besar. Menjadikan kita sebagai negara yang paling potensial dalam pengembangan bioteknologi. Ini yang harus kita dukung bersama,&#8221; pungkas SYL.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/pelepasan-perdana-produk-asam-amino-ke-eropa-dan-asia-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[pelepasan perdana produk asam amino ke eropa dan asia]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/pelepasan-perdana-produk-asam-amino-ke-eropa-dan-asia-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[pelepasan perdana produk asam amino ke eropa dan asia]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Mentan SYL Gairahkan Penumbuhan Korporasi Petani di Demak</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-32707/mentan-syl-gairahkan-penumbuhan-korporasi-petani-di-demak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2020 10:32:10 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-32707/mentan-syl-gairahkan-penumbuhan-korporasi-petani-di-demak</guid>

					<description><![CDATA[DEMAK, DAERAH24 Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meninjau penggilingan padi atau Rice Milling Unit (RMU) Korporasi Petani Koperasi Serba Usaha (KSU) Citra Kinaraya di Desa Mlantiharjo, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Kamis (15/10/2020). ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEMAK, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meninjau penggilingan padi atau Rice Milling Unit (RMU) Korporasi Petani Koperasi Serba Usaha (KSU) Citra Kinaraya di Desa Mlantiharjo, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Kamis (15/10/2020). </p>
<p>Sesuai arahan Presiden Jokowi, kunjungan ini dalam rangka menggairahkan penumbuhan korporasi petani di berbagai daerah guna meningkatkan nilai tambah, daya saing, pengembangan produk turunan dan meningkatkan kesejahteraan petani itu sendiri serta pengembangan pertanian yang maju, mandiri dan modern.</p>
<p>RMU Korporasi Petani KSU Citra Kinaraya ini membina para petani memproduksi aneka beras khusus dari varietas padi yang diciptakan sendiri seperti beras hitam, beras sultan wangi pulen, beras merah, beras genki, beras cokat dan beras melati (ameka susi). Beras dipasarkan sendiri ke seluruh Indonesia dengan harga jual Rp 16.000 sampai Rp 25.000 per kilogram (kg) sehingga margin yang tinggi dinikmati langsung petani.</p>
<p>Mentan SYL mengatakan menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi, penumbuhan korporasi petani menjadi salah satu program prioritas yang harus diwujudkan untuk membangun proses bisnis dari hulu ke hilir yang menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional dalam menghadapi tantangan, salah satunya pandemi covid 19 saat ini. Korporasi petani juga ditargetkan berimplikasi pada penumbuhan semangat generasi milenial untuk terjun memajukan sektor pertanian yang inovatif dan berdaya saing.</p>
<p>&#8220;Korporasi Citra Kirana di Demak ini merupakan salah satu pioner yang mampu berkreasi mempertemukan berbagai komoditas dan kelompok tani yang disatukan dalam satu korporasi. Korporasi seperti ini yang diminta Bapak Presoden Jokowi untuk kita tumbuhkan dan kembangkan ke semua daerah,&#8221; demikian dikatakan Mentan SYL pada kunjungan tersebut.</p>
<p>SYL menekankan pengembangan korporasi ke depan akan diperluas dimensinya, sehingga tidak hanya mengelola seluruh rantai produksi usaha tani dengan teknologi modern, pengolahan, budidaya, pasca panen dan pemasaran. Namun demikian juga hingga mampu menciptakan produk turunan dari komoditas yang ada. </p>
<p>&#8220;Tugas saya dan Pak Bupati ke depan dan kita bicarakan dengan Pak Gubernur adalah bagaimana ke depan korporasi ini bisa membuat produk turunan dari beras, misalnya chemical, minyak, tepung Bahkan bedak. Ini bisa saja kita ciptakan untuk benar-benar menambah nilai tambah, kesejahteraan petani dan tingkatkan pertumbuhan ekonomi,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Tujuan utama kita dalam pengembangan korporasi ini adalah mengokohkan ketahanan pangan kita dan kalau kebutuhan nasional sudah terpenuhi apalagi beras berbeda dengan negara lain. Karena kita negara tropis, aroma beras kita sangat disukai oleh negara lain, maka kita lakukan ekspor,&#8221; pinta SYL.</p>
<p>Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menambahkan Kementan telah menjalankan Program Propaktani (Program Pengembangan Korporasi Tanaman Pangan) guna secara nyata menggeliatkan penumbuhan korporasi petani. Selain di Demak, pola korporasi petani sudah berjalan dibeberapa lokasi seperti di Tuban, Lampung, Kalsel, Sulut, Lombok dan lainnya dan tahun ini akan direplikasi di 130 Kabupaten, saat ini sudah terbentuk 21 korporasi di 21 Kabupaten.</p>
<p>&#8220;Korporasi petani merupakan langkah nyata dalam upaya pemerintah mengantipasi dan melakukan stabilisasi harga jual petani karena petani tidak lagi menjual dalam bentuk gabah, namun beras. Pada musim panen pun petani selalu mendapatkan jaminan harga yang menguntungkan karena tidak di bawah harga pembelian pemerintah dan terlebih harga tidak lagi ditentukan tengkulak,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Heri Sugiartono, pengelola korporasi petani KSU Citra Kinaraya mengapresiasi dukungan dari pemerintah melalui Kementerian Pertanian. Bantuan untuk pengembangan korporasi petani sangat dirasakan manfaatnya seperti alat dan mesin pertanian di antaranya combine harvester, vertical dryer dan RMU.</p>
<p>&#8220;Dan kedatangan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo hari ini memberikan dukungan sangat besar agar korporasi ini lebih berkembang dan memberikan manfaat besar kepada para petani. Dukungan tidak hanya produksi, pemasaran untuk ekspor Bahkan kami kembangkan produk turunan beras siap dibantu penuh,&#8221; tutur Heri.</p>
<p>Perlu diketahui, korporasi petani KSU Citra Kinayara ini mengembangkan padi di Kabupaten Demak lebih dari 100 hektar. Selain itu membina juga petani di Kabupaten lain yakni Pati, Sragen, Banyumas Purwodadi, Kudus dan Kendal. Kapasitas RMU atau penggilingan padinya mencapai 5 ton per hari dan dalam operasionalnya 1,2 bulan mencapai 100 ton beras. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Mentan-SYL-Berkunjung-ke-Demak-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Mentan SYL Berkunjung ke Demak]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Mentan-SYL-Berkunjung-ke-Demak-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Mentan SYL Berkunjung ke Demak]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Mentan SYL Yakin, Karanganyar Penyangga Pangan</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-32694/mentan-syl-yakin-karanganyar-penyangga-pangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2020 00:31:48 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Karanganyar]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-32694/mentan-syl-yakin-karanganyar-penyangga-pangan</guid>

					<description><![CDATA[KARANGANYAR, DAERAH24 &#8211; Sektor pertanian di Indonesia menjadi saat ini menjadi andalan. Dengan potensi sumber daya alam yang sangat melimpah, sudah sewajibnya masyarakat indonesia mensyukuri rahmat Allah dengan memberikan timbal balik yang positif. Hal itu disampaikan Menteri Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat mengunjungi lokasi Integrated Farming di Dukuh Kanilan Desa Kranggan, Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, Kamis (15/10).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KARANGANYAR, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; Sektor pertanian di Indonesia menjadi saat ini menjadi andalan. Dengan potensi sumber daya alam yang sangat melimpah, sudah sewajibnya masyarakat indonesia mensyukuri rahmat Allah dengan memberikan timbal balik yang positif. Hal itu disampaikan Menteri Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat mengunjungi lokasi Integrated Farming di Dukuh Kanilan Desa Kranggan, Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar, Kamis (15/10).</p>
<p>Menurut Mentan SYL, perubahan perbaikan suatu desa, kecamatan maupun Kabupaten bisa dilihat dari sejauh mana usaha kolektif membenahi sektor pertaniannya.</p>
<p>&#8220;Ketika kita ke luar sejengkal dari pintu rumah, di depan sudah terhampar lahan yang bisa ditanami dan menghasilkan. Ada yang bisa dipanen dalam waktu 20 hari, sebulan, dua bulan dan setahun,&#8221; ungkap Mentan.</p>
<p>Atas semua itu, yang harus dilakukan menurutnya adalah kerja keras dan mengoptimalkan potensi itu untuk dipetik sehingga memberikan nilai manfaat.</p>
<p>&#8220;Ada ayatnya, Fabiayyi alaa irobbikuma tukadziban. Maka untuk dicamkam kita semua, rahmat dan nikmat tidak akan ditambah bagi mereka yang tidak mensyukuri dan tidak berbuat apa-apa,&#8221; katanya.</p>
<p>Pria yang akrab disapa komandan ini menjelaskan bahwa sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, sektor pertanian harus terus berjalan dan berproduksi karena menyangkut kelangsungan hidup bagi 273 juta penduduk Indonesia.</p>
<p>&#8220;Beli baju, motor bisa ditunda. Atau masih bisa menggunakan baju yang ada, tidak perlu beli yang baru. Tapi urusan pangan, tidak bisa ditunda,&#8221; tegas SYL.</p>
<p>Kinerja sektor pertanian selama pandemi memang dijadikan andalan dibandingkan sektor lainnya. Betapa tidak, ketika sektor lainnya mengalami penurunan, sektor pertanian menjadi penyumbang tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.</p>
<p>&#8220;PDB pertanian tumbuh 16,24% pada triwulan-II 2020. Dan ekspor sektor pertanian periode Januari sampai dengan Agustus 2020 mencapai Rp 258 triliun,&#8221; jelas Mentan.</p>
<p>Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan terima kasih dan rasa bangga atas kehadiran Mentan SYL dan rombongan. </p>
<p>&#8220;Karanganyar optimis menjadi salah satu daerah penyangga pangan Pak Menteri. Surplus beras kami sebesar 150 ribu ton. Apalagi sudah ada dua waduk yang bisa mengairi persawahan. Kami bertekad, tidak ada sejengkal lahan yang tidak kami tanami termasuk empon-emponan,&#8221; kata Juliyatmono.</p>
<p>Mentan SYL sangat optimis menjadikan Kabupaten Karanganyar menjad daerah penyangga pangan, karena menurutnya Karanganyar memiliki semua persyaratannya.</p>
<p>&#8220;Melihat semangat Pak Bupati dan petani-petani yang ada di sini. Dan pendekatan baru bagaimana mengelola pertanian dengan cara mengkorporasikan mulai dari hulu hingga hilir, saya optimis, Karanganyar akan menjadi daerah yang jauh lebih baik,&#8221; pungkasnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Mentan-SYL-saat-berkunjung-ke-Karanganyar-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Mentan SYL saat berkunjung ke Karanganyar]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Mentan-SYL-saat-berkunjung-ke-Karanganyar-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Mentan SYL saat berkunjung ke Karanganyar]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>50 Ha Lahan di Boyolali kini Terairi</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-32005/50-ha-lahan-di-boyolali-kini-terairi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2020 11:37:56 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Boyolali]]></category>
		<category><![CDATA[Irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-32005/50-ha-lahan-di-boyolali-kini-terairi</guid>

					<description><![CDATA[BOYOLALI, CILACAP.INFO &#8211; Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian sukses mengairi sekitar 50 hektare lahan di Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah. Keberhasilan ini adalah dampak dari dibenahinya saluran irigasi lewat kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BOYOLALI, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian sukses mengairi sekitar 50 hektare lahan di Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah. Keberhasilan ini adalah dampak dari dibenahinya saluran irigasi lewat kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT).</p>
<p>Dukungan diberikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Menurutnya, water management sangat dibutuhkan dalam pertanian.</p>
<p>&#8220;Untuk memastikan air bisa mengalir ke lahan pertanian, dibutuhkan water management yang baik, salah satunya seperti kegiatan RJIT. Tujuannya, agar indeks pertanaman meningkat. Dari yang tadinya Cuma 1 kali tanam dalam setahun, bisa 2 kali hingga 3 kali tanam. Produksi juga bisa meningkat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Menurut Dirjen PSP Kementerian Pertanian Sarwo Edhy, kegiatan RJIT dilakukan di Desa Metuk, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, melalui Gapoktan Bumi Mulya yang diketuai Sri Waluyo.</p>
<p>&#8220;Kegiatan RJIT kita lakukan di Boyolali sebab kondisi existing saluran banyak mengalami kebocoran. Akibatnya, air tidak sampai ke bagian hilir dan tidak mampu mencukupi kebutuhan pertanian di sana. Makanya kita buat aliran air normal kembali dan kita tambah jumlah lahan yang terairi,&#8221; tuturnya, Selasa (1/9/2020).</p>
<p>Sarwo Edhy menjelaskan, kegiatan RJIT ini dilakukan dengan memanfaatkan sumber air dan Dam Sapian. Dampak, sebanyak 22 hektare (ha) lahan area Desa Metuk bisa teraliri, begitu juga dengan 28 Ha area lahan persawahan di Desa Mbrayang.</p>
<p>&#8220;Pelaksanaan pekerjaan kegiatan RJIT ini berlangsung kurang lebih selama 30 Hari Kerja. Dari transfer kita lakukan bulan Maret, kemudian dilakukan pekerjaan fisik dan selesai Akhir April 2020,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Konstruksi irigasi yang direhabilitasi berupa pemasangan batu kali (saluran satu sisi), dengan dimensi Lebar atas 0,3 M, Lebar pondasi 0,4 M, Tinggi 0,7 M, dan Panjang 292 M.</p>
<p>Kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan Provitas pertanian yang saat ini sekitar 6,8 ton/Ha sampai 7 ton/Ha berubah menjadi 8,6 ton/Ha &#8211; 9,6 ton/Ha.(*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-irigasi-atau-perairan-1200x675.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="675">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi irigasi atau perairan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-irigasi-atau-perairan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi irigasi atau perairan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
