<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Kudus &#8211; Daerah24</title>
	<atom:link href="https://daerah.cilacap.info/tag/kudus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://daerah.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 May 2021 22:49:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/daerah/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Kudus &#8211; Daerah24</title>
<link>https://daerah.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Regional</description>
</image>
	<item>
		<title>Duar, Petasan Berujung Maut Terjadi di Kebumen, Kudus dan Kediri</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-38683/duar-petasan-berujung-maut-terjadi-di-kebumen-dan-kudus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 May 2021 19:53:00 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kebumen]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Petasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Mercon]]></category>
		<category><![CDATA[Petasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-38683/duar-petasan-berujung-maut-terjadi-di-kebumen-dan-kudus</guid>

					<description><![CDATA[KEBUMEN,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; Duar, terdengar suara ledakan yang amat keras di daerah Kebumen tepatnya di Desa Ngaben, Kecamatan Mirit saat senjakala menjelang adzan Maghrib di penghujung puasa ramadhan terakhir yang membuat warga sekitaran lokasi ikut merasakan jantungnya berdegup cukup kencang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KEBUMEN, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; Duar, terdengar suara ledakan yang amat keras di daerah Kebumen tepatnya di Desa Ngaben, Kecamatan Mirit saat senjakala menjelang adzan Maghrib di penghujung puasa ramadhan terakhir yang membuat warga sekitaran lokasi ikut merasakan jantungnya berdegup cukup kencang.</p>
<p>Bagaimana tidak, pasalnya petasan tersebut berukuran cukup besar alias jumbo.</p>
<p>Dari ledakan petasan atau istilah yang biasa orang jawa sebut Mercon itu tak mengira jika hal itu berujung maut yang mengakibatkan empat nyawa melayang.</p>
<p>Kejadian nahas itu terjadi di daerah Kebumen, Jawa Tengah (Jateng), Rabu, 12 Mei 2021.</p>
<p>Menurut keterangan kepolisian setempat, total korban dalam ledakan petasan tersebut ada 8 orang.</p>
<p>Dimana dari delapan orang tersebut, empat korban mengalami luka parah dan empat lainnya meninggal dunia. Bahkan salah satu korban yang meninggal tubuhnya terbelah.</p>
<p>Kronologisnya bermula manakala ketujuh orang sedang meracik petasan, namun saat itu ada yang merokok yang mengakibatkan percikan api dari rokok tersebut mengenai petasan yang mengakibatkan petasan tersebut meledak.</p>
<p>Ketujuh orang di lokasi tergeletak dengan berlumuran darah, sedangkan 1 korban lainnya yakni merupakan warga yang sedang lewat dan terkena percikan daripada ledakan petasan itu.</p>
<p>Para korban dari ledakan petasan itu kemudian di rujuk ke RSUD Prembun.</p>
<p>Kejadian racik petasan berujung maut juga tidak hanya terjadi di Kebumen Jawa Tengah, di Kediri Jawa Timur (Jatim) tepatnya di Dusun Sumberejo, Desa Tanjung, Kecamatan Pagu juga menelan korban jiwa.</p>
<p>Di Desa Karangrowo Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus Jawa Tengah, dilaporkan ada 4 orang terkena ledakan mercon yang menyebabkan 1 di antaranya meninggal dunia.</p>
<p>Adapun kejadian di Kediri yakni pada malam takbir sekira pukul 20.30 WIB, dimana saat itu korban tengah memadatkan petasan yang niatnya akan dinyalakan usai salat idul fitri.</p>
<p>Namun nahas, saat memadatkan petasan itu justru berujung petaka, petasan itu meledak dan membuat tubuh korbannya terbelah menjadibeberapa bagian.</p>
<p>Saking besarnya ukuran daripada petasan racikan itu sehingga menimbulkan ledakan dan getaran yang cukup kencang yang juga mengakibatkan rumah peracik mercon tersebut rusak.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-petasan-besar.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi petasan besar]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-petasan-besar-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi petasan besar]]></media:description>
													<media:copyright>Muhammad Hasan Bahtiar</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Tersangka Perampokan dan BB Berhasil Diamankan Polres Kudus</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-29245/tersangka-perampokan-dan-bb-berhasil-diamankan-polres-kudus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2020 06:03:46 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-29245/tersangka-perampokan-dan-bb-berhasil-diamankan-polres-kudus</guid>

					<description><![CDATA[Polda Jateng dan Sat Reskrim Polres Kudus berhasil meringkus tujuh pelaku perampokan di rumah seorang pengusaha di Kabupaten Kudus, (9/7) lalu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Polda Jateng dan Sat Reskrim Polres Kudus berhasil meringkus tujuh pelaku perampokan di rumah seorang pengusaha di Kabupaten Kudus, (9/7) lalu.</p>
<p>Tujuh pelaku yang berhasil diamankan berinisial A, S, DI, TA. DD, DN dan DH. Satu pelaku berisinial H masih dalam pencarian atau DPO.</p>
<p>Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, penangkapan para pelaku perampokan sendiri dilakukan pada Senin (20/7)lalu di wilayah Kuningan Jawa Barat.</p>
<p>Barang bukti yang diamankan dari para pelaku yakni mobil Toyota Kijang Innova Reborn, mobil Grandmax, serta sertifikat sebanyak 71 buah.</p>
<p>&#8220;Selain itu ada juga uang tunai kurang lebih Rp 1,6 miliar dan perhiasan emas dengan berat 900 gram lebih. Mobil Grandmax yang digunakan pelaku untuk aksi memindahkan barang hasil kejahatan mereka,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Direskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto menyebutkan, dalam melakukan aksinya, para pelaku memiliki peran yang berbeda. Salah satu tersangka ada yang memiliki tugas untuk mematikan listrik di rumah korban.</p>
<p>Selain itu, empat di antaranya bertugas menyekap korban. Dan sisanya berjaga di luar rumah untuk memastikan situasi tetap aman.
&#8220;Jadi mereka sudah punya tugas masing-masing. Modusnya mereka mematikan listrik. Saat korban keluar, mereka langsung masuk dan menyekap penghuni rumah untuk menguras harta korban,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Pelaku bakal dijerat Pasal 365 KUHP ayat (2) tentang Pencurian dengan Kekerasan. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Mengaku Sebagai Polisi, Pria di Kudus Tipu Janda</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-18685/mengaku-sebagai-polisi-pria-di-kudus-tipu-janda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2019 21:12:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-18685/mengaku-sebagai-polisi-pria-di-kudus-tipu-janda</guid>

					<description><![CDATA[Kudus,  aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO -Apa yang dilakukan HY (35) warga Kabupaten Pati ini tergolong nekat. Dengan bermodal Kaos Polisi Bertuliskan Turn Back Crime doi berhasil menipu korbannya hingga Rp. 101.425.000, Jumat (18).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kudus, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> -Apa yang dilakukan HY (35) warga Kabupaten Pati ini tergolong nekat. Dengan bermodal Kaos Polisi Bertuliskan Turn Back Crime doi berhasil menipu korbannya hingga Rp. 101.425.000, Jumat (18).</p>
<p>Kapolres Kudus AKBP Saptono melalui Kapolsek Kaliwungu Iptu Asnawi menjelaskan. Pada awal bulan April 2019 sekitar pukul 09.00 wib, korban berkenalan dengan tersangka yang mengaku anggota Polri Iptu Haryanto. Saat itu Tersangka mengaku kepada korban kalau sedang mengikuti pendidikan kejuruaan untuk meningkatkan kariernya, tersangka membutuhkan banyak uang.</p>
<p>&#8220;Korban berstatus janda dan tersangka juga mengaku sebagai duda, karena korban dijanjikan akan dikawin maka tersangka beberapa kali minta uang dengan korban. Dengan berbagai alasan dengan mengatakan untuk biaya pendidikan juga tambahan beli mobil, dan korban telah mebyerahkan uang sejumlah Rp. 82.200.000.- (delapan puluh dua juta dua ratus ribu rupiah). Bahkan sepeda motor untuk keperluan pendidikan perwira di jakarta, dengan mengatakan akan dikembalikan kepada korban.&#8221; ucapnya seperti dilansir dari tribratanews jateng.</p>
<p>&#8220;Namun setelah ditunggu sampai saat ini, uang tidak dibelikan mobil dan sepeda motor milik korban yang telah dipinjam tidak dikembalikan. Ternyata tersangka bukan anggota POLRI dan merupakan Polisi gadungan.&#8221; imbuh Kapolsek.</p>
<p>Akibat Perbuatan Tersangka, korban mengalami total kerugian sekira Rp. 101.425.000.- (seratus satu juta empat ratus ribu dua puluh lima rupiah). Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kaliwungu untuk proses penyelidikan lebih lanjut.</p>
<p>Barang bukti yang berhasil diamankan oleh personel Polsek Kaliwungu berupa pistol mainan korek api, kaos polisi warna merah, kaos polisi bertuliskan Turn Back crime. Serta tas selempang Polisi, 1 (satu) unit sepeda motor Honda (All new SCOOPY STYLIS GRY), 1 (satu) handphone merk xiomi tipe note 1.</p>
<p>Beruntung, korban yang merasa curiga langsung melaporkan ke Polsek Kaliwungu. Tim yang mendapat laporan tersebut langsung bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil meringkusnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Seorang Pekerja Meninggal Dunia Tersengat Listrik di Kudus</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-18557/seorang-pekerja-meninggal-dunia-tersengat-listrik-di-kudus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2019 18:56:14 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-18557/seorang-pekerja-meninggal-dunia-tersengat-listrik-di-kudus</guid>

					<description><![CDATA[Kudus,  aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211; Kecelakaan kerja akibat tersengat listrik mengakibatkan korban meninggal dunia di Pebrik Kerupuk. Kejadian tersebut terjadi di pabrik milik Agus Mulyadi yang berada di Kecamatan Jati Kabupaten Kudus, ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kudus, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; Kecelakaan kerja akibat tersengat listrik mengakibatkan korban meninggal dunia di Pebrik Kerupuk. Kejadian tersebut terjadi di pabrik milik Agus Mulyadi yang berada di Kecamatan Jati Kabupaten Kudus, </p>
<p>Adanya kejadian tersebut, maka Kamis (17/2019) pagi tadi, personel Polsek Jati mendatangi TKP korban tersengat listrik.</p>
<p>Kapolsek Jati, Kanit reskrim dan piket fungsi melaksanakan pengecekan korban ke RS Mardi rahayu Kudus. Yakni guna dilakukan pemeriksaan di RS. Mardi Rahayu oleh dokter.</p>
<p>Kapolres Kudus AKBP Saptono melalui Kapolsek Jati AKP Bambang Sunaryo menjelaskan bahwa. Awal mula kejadian tersebut yakni terjadi sekira pukul 04.00 WIB. Saat itu korban bersama dengan kedua saksi mulai bekerja membuat kerupuk. Namun selang 3 jam yakni sekitar pukul 07.00 WIB, korban bersama dengan kedua saksi istirahat.</p>
<p>&#8220;Setengah jam kemudian korban bersama dengan kedua saksi memulai bekerja lagi setelah istirahat. Disamping itu mesin hidrolis pembuat kerupuk kotak bahannya sudah habis. Karena habis, maka korban mengisi bahan ke dalam wadah, tapi pada saat korban mengisi bahan ke dalam wadah korban tersengat listrik.&#8221; Kata Kapolsek.</p>
<p>Kapolsek menerangkan secara rinci bahwa. Korban tersengat aliran listrik saat ia berpegangan ke bodi mesin yang terbuat dari besi. Korban saat tersengat listrik dalam posisi berdiri.</p>
<p>&#8220;Melihat temannya tersengat listrik, kemudian salah satu teman kerja dan juga saksi satu mencabut stop kontak mesin. Kemudian oleh saksi kedua, korban diangkat dan dibawa ke rumah sakit Mardirahayu Kudus.&#8221; Jelasnya.</p>
<p>Saat perjalanan ke RS Korban masih dalam keadaan hidup, tetapi sesampainya di RS Mardirahayu Kudus korban dinyatakan sudah meninggal dunia.&#8221; Imbuhnya.</p>
<p>Dari hasil pemeriksaan medis oleh pihak RS Mardirahayu, dokter menyatakan bahwa. Pada tubuh korban terdapat luka bakar di paha kanan bekas tersetrum listrik.</p>
<p>&#8220;Tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban melainkan luka bakar akibat tersetrum. Saat diperiksa di RS, korban sudah meninggal dunia.&#8221; Ungkap Kapolsek.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
