<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Sragen &#8211; Daerah24</title>
	<atom:link href="https://daerah.cilacap.info/tag/sragen/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://daerah.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Fri, 07 Aug 2020 22:31:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/daerah/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Sragen &#8211; Daerah24</title>
<link>https://daerah.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Regional</description>
</image>
	<item>
		<title>Jebakan Listrik di Sragen Buat Orang Tewas, Ini Tindakan Polisi</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-29362/jebakan-listrik-di-sragen-buat-orang-tewas-ini-tindakan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2020 03:25:29 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Polres Sragen]]></category>
		<category><![CDATA[Sragen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-29362/jebakan-listrik-di-sragen-buat-orang-tewas-ini-tindakan-polisi</guid>

					<description><![CDATA[SRAGEN,  aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211; Satu lagi korban meninggal dunia akibat jebakan tikus beraliran listrik di Sragen. Korban yang juga pemasang jebakan tikus ditemukan dalam keadaan meninggal di tempat kejadian persawahan dukuh Bulakrejo Desa Duyungan Kecamatan Sidoharjo Sragen dengan luka goresan bakar pada telapak kaki kanan bagian dekat Ibu jari, diduga akibat tersetrum, Rabu (29/07/2020).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SRAGEN, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; Satu lagi korban meninggal dunia akibat jebakan tikus beraliran listrik di Sragen. Korban yang juga pemasang jebakan tikus ditemukan dalam keadaan meninggal di tempat kejadian persawahan dukuh Bulakrejo Desa Duyungan Kecamatan Sidoharjo Sragen dengan luka goresan bakar pada telapak kaki kanan bagian dekat Ibu jari, diduga akibat tersetrum, Rabu (29/07/2020).</p>
<p>Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo menerangkan, korban ditemukan anak kandungnya dalam keadaan meninggal dunia tergeletak di area sawah miliknya. Semula korban berpamitan kepada keluarganya, hendak memasang jebakan tikus beraliran listrik tersebut pukul 18.30 wib.</p>
<p>Lantaran ada tamu, anak korban kemudian menyusul ayahnya untuk memberitahukan kabar adanya tamu tersebut. Sesampai di sawah, ia melihat ayahnya tergeletak di sawah, dalam kondisi sudah meninggal tergelatak, didekat kawat jebakan tikus, yang di pasangnya menggunakan tenaga genset berkekuatan 220 volt berdaya 3200 watt.</p>
<p>Banyaknya korban meninggal dunia akibat tersengat jebakan tikus, menjadikan perhatian tersendiri bagi jajaran kepolisian. Selama ini, pihaknya sudah melakukan himbauan untuk tidak melakukan pembasmian tikus dengan menggunakan kawat beraliran listrik, terang AKBP Raphael.</p>
<p>Dari memasang papan himbauan, sampai dengan mengerahkan bhabinkamtibmas langsung ke persawahan menghimbau para petani tidak membasmi tikus dengan kawat beraliran listrik sudah di lakukannya.</p>
<p>AKBP Raphael melalui Kasat Binmas mengutarakan, juga sudah melakukan tindakan secara langsung membasmi tikus dengan cara melakukan gropyokan tikus, bersama sama para petani serta menggandeng babinsa.</p>
<p>&#8220;Hasilnya cukup efektif, banyak tikus yang mati, &#8221; tuturnya.</p>
<p>Namun beberapa petani justru memilih jalan yang menurut mereka lebih efektif, tapi tidak memperhatikan segi keamanan dan keselamatan, dengan cara memasang kawat beraliran listrik di lokasi persawahan milik mereka, sehingga apabila lengah akibatnya akan fatal hingga berakibat timbulnya korban jiwa.</p>
<p>Kali ini, korban bernama Prapto Wiyono alias Banjir,(66) warga Dukuh Bulak, tewas akibat tersetrum jebakan tikus beraliran listrik yang baru saja di pasangnya. Hal ini membuat angka kematian akibat tersebut jebakan tikus beraliran listrik menjadi bertambah, AKBP ungkap AKBP Raphael.</p>
<p>Kasus ini sudah di tangani Polres Sragen, barangbukti berupa genset merk General warna biru dengan spesifikasi ukuran tegangan 220 Volt dan daya 3.200 Watt, seperangkat alat jebakan tikus yang terbuat dari kawat, pathok serta terminal listrik terdiri dari kabel, stop kontak, saklar / MCB sudah diamankan.</p>
<p>Pihak Polres Sragen juga bakal meningkatkan upaya pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terjadi, dan menimpa para petani di Kabupaten Sragen, dengan mengerahkan bhabinkamtibmas terjun langsung bersama babinsa ke kelompok tani, &#8221; tandasnya.</p>
<p>(Humas Polres Sragen)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Innalillahi, Bocah Balita di Sragen ditemukan Mengapung di Kolam</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-19595/innalillahi-bocah-balita-di-sragen-ditemukan-mengapung-di-kolam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2019 21:33:05 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Sragen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-19595/innalillahi-bocah-balita-di-sragen-ditemukan-mengapung-di-kolam</guid>

					<description><![CDATA[Sragen,  aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO -Sebagai orang tua yang sudah berumah tangga dan memiliki buah hati yang masih balita seharusnya mengawasi anaknya secara ekstra. Pasalnya berbagai hal yang disebabkan kelalaian orang tua bisa menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sragen, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> -Sebagai orang tua yang sudah berumah tangga dan memiliki buah hati yang masih balita seharusnya mengawasi anaknya secara ekstra. Pasalnya berbagai hal yang disebabkan kelalaian orang tua bisa menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan.</p>
<p>Seperti pasangan suami-istri asal Dukuh Mayah Rt 23 Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Sragen, Jawa Tengah ini. Mereka mandapati anak balitanya sudah mengapung di kolam ikan miliknya pada Minggu 17 November 2019 pukul 15.30 Wib.</p>
<p>&#8220;Balita tersebut meninggal dikolam ikan dengan ke dalaman 125 centi meter, sedangkan tinggi korban baru 80 centi. Balita tersebut masih berusia 3 tahun.&#8221; Terang Kapolsek Sukodono mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan.</p>
<p>Masih terang kapolsek, bahwa korban awal mulanya sedang bermain dengan kakaknya di sekitar rumah. Kemudian kakanya pergi meninggalkan adiknya untuk mengaji, sedangkan Ibu korban saat itu masih tidur.</p>
<p>Pukul 14.30 WIB, ayah korban pulang sedari bekerja dan tertidur di musala yang berada depan rumahnya. Satu jam kemudian, ia terbangun dan mencari keberadaan anaknya yang tidak ada di rumah. Kemudian ia bersama istrinya mencarinya di sekitar rumah.</p>
<p>&#8220;Dicari-cari, balita tersebut kemudian ditemukan kedua orang tuanya sudah mengapung di kolam ikan.&#8221; Terang kapolsek.</p>
<p>Atas kejadian itu, kedua orang tua balita tersebut pun menjadi syok hingga kini.</p>
<p>Tubuh balita yang sudah tak bernyawa itu kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan. &#8220;Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan ti medis, tidak ditemukan ada tanda akibat penganiayaan ataupun kekerasan pada tubuh korban. Balita tersebut dipastikan meninggal karena tenggelam.&#8221; Ucapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
