<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Tasikmalaya &#8211; Daerah24</title>
	<atom:link href="https://daerah.cilacap.info/tag/tasikmalaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://daerah.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Jan 2022 19:02:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/daerah/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Tasikmalaya &#8211; Daerah24</title>
<link>https://daerah.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Regional</description>
</image>
	<item>
		<title>Dari 9 Baru 4 Santriwati Yang Mengaku Dicabuli oleh Oknum Guru Ngaji di Tasikmalaya</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-42133/dari-9-baru-4-santriwati-yang-mengaku-dicabuli-oleh-oknum-guru-ngaji-di-tasikmalaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Dec 2021 16:31:39 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[KPAID Tasikmalaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pencabulan]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmalaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-42133/dari-9-baru-4-santriwati-yang-mengaku-dicabuli-oleh-oknum-guru-ngaji-di-tasikmalaya</guid>

					<description><![CDATA[TASIKMALAYA,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; Kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh oknum guru ngaji tidak hanya terjadi di Bandung oleh Herry Wirawan, di Cilacap seorang oknum Guru Agama SD juga melakukan perbuatan cabul kepada siswi didiknya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TASIKMALAYA</strong>, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a> &#8211; Kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh oknum guru ngaji tidak hanya terjadi di Bandung oleh Herry Wirawan, di Cilacap seorang oknum Guru Agama SD juga melakukan perbuatan cabul kepada siswi didiknya.</p>
<p>Belum redup dan masih sangat hangat berita mengenai kedua kasus di atas, kini tersiar kabar kembali adanya oknum guru ngaji yang tega mencabuli santriwatinya di Tasikmalaya.</p>
<p>Berdasarkan keterangan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto pihaknya telah melaporkan tindakan bejat oknum guru ngaji tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami dari KPAID langsung melaporkan kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tasikmalaya pada hari Kamis 9 Desember 2021 kemarin.&#8221; Kata Ato, Sabtu, 11 Desember 2021.</p>
<p>Lebih lanjut, Ato juga mengatakan bahwa terkait korban diperkirakan berjumlah 9, namun yang baru mengaku menjadi korban baru 4 orang.</p>
<p>Para Korban tersebut kini tengah menjalani terapi karena mengalami trauma, dan mendapat pendampingan psikologis.</p>
<p>&#8220;Sementara ini yang baru kami hadirkan dalam pelaporan di Mapolres Tasikmalaya baru 2 orang santriwati.&#8221; Kata Ato.</p>
<p>Adapun kasus ini terungkap berkat adanya pengakuan dari salah satu korban yang mengaku telah dicabuli oleh oknum guru ngaji dan dari sinilah terungkap ternyata masih ada korbannya lagi. </p>
<p>&#8220;Kasus ini dilakukan oleh pelaku sejak bulan Agustus 2021 lalu dimana oknum guru ngaji tersebut melancarkan aksinya ketika si korban sedang sendiri karena sakit di dalam kamar. Memanfaatkan situasi itu, Pelaku lalu menghampiri korban dan mulai meraba-raba tubuh dan kemaluan korban serta merayunya.&#8221; Terang Ato.</p>
<p>Anto berharap agar kasus tersebut bisa dikembangkan oleh penyidik dari Polres Tasikmalaya, sehingga pelaku dapat ditetapkan sebagai tersangka.</p>
<p>&#8220;Tinggal menunggu pengembangan penyidik, semoga Pelaku dapat ditetapkan sebagai tersangka.&#8221; Pungkas Ato.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-pencabulan-pemerkosaan-terhadap-anak-di-bawah-umur-by-pixabay.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi pencabulan terhadap anak di bawah umur by pixabay]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-pencabulan-pemerkosaan-terhadap-anak-di-bawah-umur-by-pixabay-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi pencabulan terhadap anak di bawah umur by pixabay]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Ditemukan Mayat Mengapung di Bendungan Manganti Perbatasan Cilacap &#8211; Ciamis</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-35809/ditemukan-mayat-mengapung-di-bendungan-manganti-perbatasan-cilacap-ciamis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2021 22:33:28 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bendungan Manganti]]></category>
		<category><![CDATA[Ciamis]]></category>
		<category><![CDATA[Sasak Cirahong]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmalaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-35809/ditemukan-mayat-mengapung-di-bendungan-manganti-perbatasan-cilacap-ciamis</guid>

					<description><![CDATA[CIAMIS,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; Sesosok mayat pria ditemukan mengapung dalam kondisi sudah membusuk di Bendungan Manganti yang atasnya merupakan jalur penghubung ke Jawa Tengah &#8211; Jawa Barat melalui Kedungreja Cilacap dan Purwodadi Ciamis. Senin (11/1/2021) siang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CIAMIS, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; Sesosok mayat pria ditemukan mengapung dalam kondisi sudah membusuk di Bendungan Manganti yang atasnya merupakan jalur penghubung ke Jawa Tengah &#8211; Jawa Barat melalui Kedungreja Cilacap dan Purwodadi Ciamis. Senin (11/1/2021) siang.</p>
<p>Adapun korban diketahui identitasnya merupakan warga Cibeureum, Tasikmalaya bernama Deni Ramdani (23) yang hilang semenjak 2 hari yang lalu di Sasak (Jembatan) Cirahong perbatasan Ciamis &#8211; Tasikmalaya.</p>
<p>&#8220;Korban adalah pemuda yang hilang pada Sabtu, 9 Januari 2021 sore di sungai yang berada di sekitar Sasak Cirahong.&#8221; Kata salah satu tim pencarian dan pertolongan, Uloh Saepuloh dari BPBD Manonjaya.</p>
<p>Diterangkan, Awalnya korban bersama temannya kala itu berboncengan pada sebuah sepeda motor, namun korban saat itu mengatakan ingin buang air, Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB.</p>
<p>Akan tetapi setelah ditunggu-tunggu oleh rekannya, Korban tak kunjung kembali, dan pada akhirnya teman korban meminta tolong kepada warga.</p>
<p>Adapun penemuan jasad pria tersebut, awalnya ditemukan oleh warga yang kemudian dilaporkan ke pihak desa dan dilanjutkan ke kepolisian.</p>
<p>Dalam proses evakuasi tersebut terbilang memakan waktu hingga berjam-jam sejak dilaporkan ada mayat mengapung. &#8220;Pasalnya tinggi air saat proses evakuasi sedang tinggi.&#8221; Kata Yudi Andiana yang merupakan anggota Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kota Banjar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Tim-Sar-Gabungan-Evakuasi-Mayat-Terapung-di-Bendungan-Manganti.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="720"
				height="388">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tim Sar Gabungan Evakuasi Mayat Terapung di Bendungan Manganti]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Tim-Sar-Gabungan-Evakuasi-Mayat-Terapung-di-Bendungan-Manganti-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tim Sar Gabungan Evakuasi Mayat Terapung di Bendungan Manganti]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Aplikasi SIPTER Diluncurkan di Tasikmalaya untuk Monitoring Jadwal Imunisasi Balita</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-32430/aplikasi-sipter-diluncurkan-di-tasikmalaya-untuk-monitoring-jadwal-imunisasi-balita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2020 02:38:46 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Aplikasi SIPTER]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmalaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-32430/aplikasi-sipter-diluncurkan-di-tasikmalaya-untuk-monitoring-jadwal-imunisasi-balita</guid>

					<description><![CDATA[TASIKMALAYA,  aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211;  – Karena pandemi, tak jarang sebagian orang tua merasa khawatir membawa anak balitanya ke fasilitas kesehatan untuk imunisasi. Padahal saat ini imunisasi menjadi semakin penting untuk menjaga imunitas anak.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TASIKMALAYA, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> – Karena pandemi, tak jarang sebagian orang tua merasa khawatir membawa anak balitanya ke fasilitas kesehatan untuk imunisasi. Padahal saat ini imunisasi menjadi semakin penting untuk menjaga imunitas anak.</p>
<p>Sekelumit khawatir itu tercermin dari Trisna Pebriani, anggota Posyandu Puspasari. Ibu dari Ikmal (3 tahun) ini mengakui sekarang dirinya harus berpikir panjang jika mau pergi ke luar rumah. Terlebih bila hendak ke fasilitas kesehatan, meski sekedar untuk imunisasi. &#8220;Namun saya juga sadar kalau imunisasi itu penting untuk jangka panjang. Jadi dilema, pergi ke Posyandu atau tidak,&#8221; jelasnya, pada Jumat, 25 September 2020.</p>
<p>Beruntung, saat ini di Kota Tasikmalaya sudah mulai dikembangkan aplikasi berbasis internet, yakni Sistem Informasi Posyandu Terintergrasi (SIPTER). Aplikasi tersebut sangat bermanfaat untuk monitoring jadwal imunisasi bayi dan balita.</p>
<p>Aplikasi SIPTER yang dirintis PT Pertamina (Persero) melalui Fuel Terminal Tasikmalaya Marketing Operation Region (MOR) III yang bekerja sama dengan Masyarakat Peduli Posyandu Indonesia, resmi diluncurkan di Posyandu Puspasari, Kecamatan Purbaratu, Tasikmalaya, pada tahun 2019 lalu.</p>
<p>Aplikasi tersebut awalnya dirancang untuk mengoptimalkan data dan informasi hasil kegiatan Posyandu, untuk kebutuhan pendataan internal. Pada proses pembuatan aplikasi tersebut, Pertamina melakukan pendampingan dengan para Kader Posyandu untuk pelatihan pengoperasian SIPTER.</p>
<p>Namun perkembangannya saat ini SIPTER menjadi informasi pencatatan dan pelaporan terpadu serta terintegrasi di Posyandu se-Kota Tasikmalaya. Sehingga hanya dengan menggunakan gawai pintarnya, para Kader Posyandu di Tasikmalaya dapat melihat data kesehatan bayi dan balita secara praktis, dimanapun dan kapanpun.</p>
<p>Melalui data yang tercatat di dalamnya, Kader Posyandu memiliki informasi jadwal imunisasi atau konsultasi bayi dan balita, jadi Kader Posyandu dapat menjalankan tahap selanjutnya, yakni kunjungan kesehatan ke rumah (Posyandu Door-to-Door).</p>
<p>Unit Manager Communication Relations &amp; CSR MOR III Eko Kristiawan mengungkapkan, inisiasi Pertamina pada awalnya bertujuan meningkatkan peran Posyandu dalam kesehatan masyarakat. &#8220;Tak menyangka, SIPTER ini bisa semakin terasa manfaatnya dan memang dibutuhkan untuk menyiasati kondisi pandemi COVID-19 saat ini,&#8221; kata Eko.</p>
<p>Supaya lebih optimal, aplikasi SIPTER akan terus disempurnakan. Tak hanya berurusan dengan perangkat lunak (software) aplikasi, Pertamina juga mencanangkan upaya peningkatan kompetensi Kader Posyandu baik dalam hal kesehatan maupun manajemen organisasi dan administrasi.</p>
<p>Selain itu, mengembangkan pelayanan Posyandu pada kesehatan masyarakat, yakni dengan melaksanakan SELERA atau Senam Lanjut Usia (Lansia) dan Remaja Sukanagara.</p>
<p>Peran SIPTER, si penjaga kesehatan balita ini, bukan hanya dirasakan oleh Kader Posyandu. Masyarakat terutama anggota Posyandu kini tidak perlu ke luar rumah untuk mendapatkan imunisasi. Para Kader Kesehatan akan mendatangi ke rumah, dengan tetap menjaga protokol pencegahan COVID-19, demi menjaga kesehatan bayi dan balita masyarakat Tasikmalaya.</p>
<p>&#8220;Setelah ada SIPTER, hati jadi lebih tenang karena imunisasi anak saya tetap berjalan sesuai jadwal tanpa khawatir ke luar rumah,&#8221; tutup Trisna. *</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-aplikasi-SIPTER-sedang-dilihat.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi aplikasi SIPTER sedang dilihat]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-aplikasi-SIPTER-sedang-dilihat-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi aplikasi SIPTER sedang dilihat]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>BMKG Sebut Gelombang Sangat Tinggi 4 &#8211; 6 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Selatan Jawa hingga 2 September 2020</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-31898/bmkg-sebut-gelombang-sangat-tinggi-4-6-meter-berpotensi-terjadi-di-perairan-selatan-jawa-hingga-2-september-2020</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2020 23:22:31 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Garut]]></category>
		<category><![CDATA[Gelombang Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Kebumen]]></category>
		<category><![CDATA[Pangandaran]]></category>
		<category><![CDATA[Purworejo]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmalaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-31898/bmkg-sebut-gelombang-sangat-tinggi-4-6-meter-berpotensi-terjadi-di-perairan-selatan-jawa-hingga-2-september-2020</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211; Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap menginformasikan adanya potensi gelombang sangat tinggi 4,0 s/d 6,0 Meter di wilayah perairan selatan jawa hingga 02 September 2020.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap menginformasikan adanya potensi gelombang sangat tinggi 4,0 s/d 6,0 Meter di wilayah perairan selatan jawa hingga 02 September 2020.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan BMkG melalui rilis resminya, hari ini, Minggu (30/08/2020). Adapun seperti diketahui, pesisir selatan jawa yakni meliputi Perairan Jawa Barat (jabar), Jawa Tengah (jateng), dan juga D.I.Y (Daerah Istimewa Yogyakarta).</p>
<p>Terkait dengan perairan selatan jawa meliputi, Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, Pangandaran (Jawa Barat). Sedangkan di Jawa Tengah meliputi, Cilacap, Kebumen, Purworejo dan Jogja.</p>
<p>Berdasarkan data statistik, bahwa cuaca di wilayah tersebut umumnya Berawan hingga berawan tebal. Sedangkan hembusan angin bertiup dari Timur Laut ke Tenggara dengan kecepatan 8 s/d 25 knot.</p>
<p>Untuk itu, BMKG memberikan peringatan dan signal waspada terutama Resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Ia pun mengimbau agar memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.</p>
<p>Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter). Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter).</p>
<p>Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter). Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 12 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).</p>
<p>&#8220;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.&#8221; Tegas BMKG.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Seorang Santri Hilang Terseret Ombak di Cipatujah Tasikmalaya</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-31482/seorang-santri-hilang-terseret-ombak-di-cipatujah-tasikmalaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2020 14:11:59 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ciamis]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmalaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-31482/seorang-santri-hilang-terseret-ombak-di-cipatujah-tasikmalaya</guid>

					<description><![CDATA[TASIKMALAYA,  aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211;  &#8211; Kantor Basarnas bersama petugas gabungan lainnya masih melakukan pencarian terhadap seorang wisatawan dari rombongan santri yang hilang terseret saat berenang di Pantai Pasanggrahan Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, Sabtu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TASIKMALAYA, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; </strong> &#8211; Kantor Basarnas bersama petugas gabungan lainnya masih melakukan pencarian terhadap seorang wisatawan dari rombongan santri yang hilang terseret saat berenang di Pantai Pasanggrahan Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat, Sabtu.</p>
<p>Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung Supriono mengatakan korban bernama Iqbal Muhamad Rohmi (14) warga Desa Wangunsaru Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis belum ditemukan dalam operasi pencarian hari kedua.</p>
<p>&#8220;Hasil pencarian masih nihil,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menuturkan korban merupakan wisatawan dari rombongan Pondok Pesantren KH Husen Ciamis yang pergi untuk berwisata ke pantai di Tasikmalaya, Jumat (21/8).</p>
<p>Korban, lanjut dia, dilaporkan hilang setelah terseret arus laut saat berenang bersama empat rekannya, sementara rekannya berhasil menyelamatkan diri.</p>
<p>Baca juga: Basarnas hentikan pencarian meski korban belum ditemukan</p>
<p>&#8220;Temannya selamat, namun korban hingga saat ini belum diketemukan,&#8221; katanya.</p>
<p>Adanya laporan itu, sejumlah warga maupun unsur petugas gabungan dari Basarnas, Polri, TNI, BPBD dan nelayan berupaya mencari korban di sekitar lokasi kejadian.</p>
<p>Baca juga: Seorang pendaki meninggal di Gunung Bawakaraeng</p>
<p>Hari kedua pencarian, petugas dibagi menjadi dua tim untuk melakukan penyisiran pantai ke arah barat sejauh 3 km dan penyisiran ke arah timur sejauh 3 km.</p>
<p>Supriono menyampaikan operasi pencarian di laut belum dapat dilakukan karena kondisi ombak masih cukup tinggi dan bisa membahayakan jiwa petugas.</p>
<p>&#8220;Pencarian di air belum bisa dilakukan dikarenakan ombak yang cukup tinggi pada hari ini, sehingga tidak memungkinkan untuk turun perahu, dikhawatirkan akan membahayakan tim,&#8221; katanya. (ANtara)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-tenggelam.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ilustrasi tenggelam]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/ilustrasi-tenggelam-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[ilustrasi tenggelam]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Warga Karangtawang Nusawungu Terperosok ke Tumpukan Kayu di Tasikmalaya</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-17692/warga-karangtawang-nusawungu-terperosok-ke-tumpukan-kayu-di-tasikmalaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Sep 2019 12:45:53 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Nusawungu]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmalaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-17692/warga-karangtawang-nusawungu-terperosok-ke-tumpukan-kayu-di-tasikmalaya</guid>

					<description><![CDATA[TASIKMALAYA,  aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211; Warga Karangtawang, Nusawungu, Muslihin (45) terperosok ke tumpukan kayu blabiran di Tasikmalaya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>TASIKMALAYA, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; Warga Karangtawang, Nusawungu, Muslihin (45) terperosok ke tumpukan kayu blabiran di Tasikmalaya.</p>
<p>Ceritanya Minggu 15 September 2019 pagi tadi Muslihin melaju dari arah barat ke timur hendak ke Cilacap.</p>
<p>Muslihin melaju dengan kecepatan tinggi dan berusaha menyalip kendaraan yang ada di depannya. Namun mobil yang dikendarainya oleng dan hilang kendali sehingga mobil Kijang yang dikendarainya itu terperosok ke tumpukan kayu blabiran.</p>
<p>Lokasi kejadian tersebut yaitu di Jalan Raya Kadipaten masuk Kampung Wage, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.</p>
<p>Tampak mobil kijang berwarna hitam dengan Nopol B 2381 EB terperosok ke tumpukan kayu yang telah di potong di sebuah pabrik kayu dengan posisi mobil terbalik.</p>
<p>Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa namun korban mengalami shock. Sementara untuk kerugian ditaksir senilai 15 juta rupiah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
