<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kumpulan Pos Viral &#8211; Daerah24</title>
	<atom:link href="https://daerah.cilacap.info/tag/viral/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://daerah.cilacap.info</link>
	<description>Media Online Masa Kini, Akurat, Mengedepankan Etika</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Jan 2026 05:11:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
<image>
<url>https://img.cilacap.info/images/daerah/favicon-32x32.png</url><title>Kumpulan Pos Viral &#8211; Daerah24</title>
<link>https://daerah.cilacap.info</link>
<width>32</width><height>32</height><description>Berita Regional</description>
</image>
	<item>
		<title>TACB Cilacap Akan Identifikasi Mendalam Gamelan Batu Salebu, Mulai Besok</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-84901/tacb-cilacap-akan-identifikasi-mendalam-gamelan-batu-salebu-mulai-besok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Imam Hamidi Antassalam]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 02:05:26 +0000</pubDate>
				
		
		<category><![CDATA[cagar budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Gamelan]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Situs Keramat]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-84901/tacb-cilacap-akan-identifikasi-mendalam-gamelan-batu-salebu-mulai-besok</guid>

					<description><![CDATA[ aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8212; Mulai besok, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Cilacap turun lapangan guna melakukan identifikasi dan penelitian mendalam terhadap penemuan &#8220;Gamelan Batu Salebu&#8221; yang diduga sebagai benca cagar budaya (BCB), di Desa Salebu, Majenang, Cilacap, pada Selasa, (6/1/2026).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8212; Mulai besok, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Cilacap turun lapangan guna melakukan identifikasi dan penelitian mendalam terhadap penemuan &#8220;Gamelan Batu Salebu&#8221; yang diduga sebagai benca cagar budaya (BCB), di Desa Salebu, Majenang, Cilacap, pada Selasa, (6/1/2026).</p>
<p>&#8220;Leres. Besok Selasa 6 Januari 2026 kami akan berkunjung ke Salebu dengan tim. Rencana 5 orang, 2 orang Arkeolog. Tim akan turun ke lokasi temuan,&#8221; Kabid Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Ahmad Fatoni memastikan hal tersebut. Senin, (5/1)</p>
<p>Ahmad Fatoni mengaku Dinas mendapat laporan resmi dari masyarakat yang diketahui kades Salebu, lalu Kepala Dinas memerintahkan Bidang Kebudayaan untuk menindaklanjuti temuan tersebut.</p>
<p>Pihaknya juga telah menggelar rapat internal guna membahas data awal sebelum mengambil langkah lanjutan.</p>
<p>Berdasarkan hasil rapat tersebut, dinas memutuskan segera menurunkan TACB ke Desa Salebu untuk teliti gamelan batu temuan warga. Tim akan meneliti kondisi batu, susunan, serta aspek kesejarahannya.</p>
<p>“Besok, tim ahli cagar budaya ke Desa Salebu untuk melihat secara langsung penemuan gamelan batu ini. Temuan ini satu-satunya di Kabupaten Cilacap,” jelasnya.</p>
<p>Dia menjelaskan, temuan gamelan batu berpotensi menjadi aset maupun ikon Desa Salebu sekaligus mendukung pemajuan desa yang berkelanjutan.</p>
<p>“Ke depan, temuan ini bisa menjadi ikon desa untuk mengembangkan seni budaya sekaligus mendorong aktivitas desa wisata. Kami siap mendorong sepenuhnya untuk arah kemajuan,” katanya.</p>
<p>Selain kajian arkeologi, tim dari dinas juga akan teliti gamelan batu di Salebu dari berbagai aspek. Mulai aspek geologi dan kandungan material batu. Dinas akan berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X di Yogyakarta sebagai mitra untuk pendalaman kajian lanjutan.</p>
<p>&#8220;Untuk kajian lanjutan, kami juga akan berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X,” tegasnya</p>
<p>Sementara itu, Kepala Desa Salebu, Agus Fauzi berharap melalui penelitian tersebut semoga hasil maksud, selain dapat menguak peradaban Desa Salebu pada masa lampau juga memberikan manfaat strategis nantinya,</p>
<p>&#8220;Apapun hasil kajian dan peneliannya, besar harapan berdampak baik, dan memberikan manfaat strategis bagi Desa Salebu dalam berbagai sektor” harapnya. (IHA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/05/Batu-Pabahanan-Purba-Gunung-Padang-Salebu-Majenang-1.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="986"
				height="550">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Batu Pabahanan Purba Gunung Padang Salebu Majenang]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2026/01/05/Batu-Pabahanan-Purba-Gunung-Padang-Salebu-Majenang-1-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Batu Pabahanan Purba Gunung Padang Salebu Majenang]]></media:description>
													<media:copyright>Imam Hamidi Antassalam</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Buntut Tendang Sesajen, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Geram</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-43133/buntut-tendang-sesajen-bupati-lumjang-thoriqul-haq-geram</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jan 2022 19:17:43 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bupati Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Thoriqul Haq]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-43133/buntut-tendang-sesajen-bupati-lumjang-thoriqul-haq-geram</guid>

					<description><![CDATA[LUMAJANG,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; Video viral pria tendang sesajen di lokasi bencana Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru, tepatnya Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang membuat Bupati H Thoriqul Haq geram. Ia pun memerintahkan agar pelaku segera ditangkap.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LUMAJANG</strong>, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a> &#8211; Video viral pria tendang sesajen di lokasi bencana Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru, tepatnya Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang membuat Bupati H Thoriqul Haq geram. Ia pun memerintahkan agar pelaku segera ditangkap.</p>
<p>&#8220;Cari orang ini (pelaku) atau siapapun kelompoknya sampai dapat. Kejadian di (kecamatan) Pronojiwo,&#8221; tulis Bupati Lumajang via perpesanan WhatsApp, Ahad (09/01/2021).</p>
<p>Dirinya pun mengaku sangat kecewa atas tindakan pelaku dan memerintahkan seluruh aparat bisa menemukan dan menangkap pelaku pria tendang sesajen dan dianggap bersikap intoleran tersebut.</p>
<p>&#8220;Seluruh komponen aparat dan relawan yang ada di sana segera cari dari mana orang itu dan dari kelompok mana. Saya minta segera dicari dan harus segera melakukan klarifikasi,&#8221; perintah Cak Thoriq, sapaan akrab Bupati Lumajang.</p>
<p>Menurut Cak Thoriq, kerjadian tersebut jelas telah menciderai nilai-nilai kerukunan umat beragama yang telah lama terjalin di Kabupaten Lumajang, utamanya wilayah Pronojiwo. </p>
<p>Cak Thoriq memastikan bahwa pria yang menendang sesajen bukan warga lokal Lumajang. &#8220;Saya pastikan dia bukan orang Lumajang. Dia orang-orang yang datang dari luar,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Dikatakan, bahwa jika pria yang tendang sesajen tersebut merupakan bagian komunitas relawan yang hendak melakukan aksi kemanusiaan, maka selayaknya hal-hal yang dilakukan murni sebatas urusan kemanusiaan.</p>
<p>&#8220;Hal ini harus menjadi pelajaran relawan lainnya bahwa mereka datang murni karena urusan kemanusiaan. Apa pun motifnya dia datang ke Lumajang, saya kecewa dengan tindakan tersebut,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sebelumnya, aksi tidak terpuji yang diduga dilakukan sekira dua hari lalu ini viral di jagat maya. Dalam video tersebut, selain membuang dan tendang sesajen, pria dalam video itu juga menyebutkan bahwa sesajen mendatangkan murka Allah sehingga turun bencana erupsi Gunung Semeru.</p>
<p>Hingga berita ini dihimpun, aparat terus melakukan pencarian terhadap pria yang tendang sesajen di Gunung Semeru, Lumajang tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/tangkapan-layar-seorang-pria-membuang-dan-menendang-sesajen-di-Gunung-Semeru.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[tangkapan layar seorang pria membuang dan menendang sesajen di Gunung Semeru]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/tangkapan-layar-seorang-pria-membuang-dan-menendang-sesajen-di-Gunung-Semeru-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[tangkapan layar seorang pria membuang dan menendang sesajen di Gunung Semeru]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Viral, Pria asal Cilacap niat Bunuh Diri di Tegal, Endingnya malah Ngakak Parah</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-42532/viral-pria-asal-cilacap-niat-bunuh-diri-di-tegal-endingnya-malah-ngakak-parah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Huda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Dec 2021 11:02:24 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Sumurpanggang]]></category>
		<category><![CDATA[Tegal]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-42532/viral-pria-asal-cilacap-niat-bunuh-diri-di-tegal-endingnya-malah-ngakak-parah</guid>

					<description><![CDATA[TEGAL,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; Seorang Pria yang berprofesi sebagai pengamen asal Gandrungmangu Cilacap ini niatnya hendak melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meloncat dari Jembatan ke Sungai Kemiri, Selasa (21/12).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGAL</strong>, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a> &#8211; Seorang Pria yang berprofesi sebagai pengamen asal Gandrungmangu Cilacap ini niatnya hendak melakukan percobaan bunuh diri dengan cara meloncat dari Jembatan ke Sungai Kemiri, Selasa (21/12).</p>
<p>Namun aksi pria tersebut diketahui oleh warga dan kemudian melaporkan perihal tersebut ke Polsek Sumurpanggang.</p>
<p>Anggota Polsek Sumurpanggang kemudian meluncur menuju lokasi dan berusaha membujuk pria yang diketahui bernama Suratno (56) yang ternyata diketahui berasal dari Gandrungmangu, Cilacap, Jawa Tengah.</p>
<p>Namun bujukan Petugas dan warga tak diindahkan oleh Suratno, justru seketika Pria tersebut kemudian membalikkan badan melepeskan pegangannya pada pembatas jembatan dan menyeburkan diri ke aliran Sungai Kemiri.</p>
<p>Warga yang melihat percobaan bunuh diri yang dilakukan Suratno yang awalnya Tegang kemudian berubah raut muka menjadi Tawa dan Ngakak Parah.</p>
<p>Bagaimana tidak, tenyata sungai Kemiri saat itu airnya cukup dangkal dengan tinggi air sekira lutut orang dewasa.</p>
<p>Sehingga Percobaan yang dilakukan Suratno pun gagal, yang ada justru tubuhnya menjadi hitam karena dipenuhi lumpur.</p>
<p>Warga dan petugas kemudian mengevakuasi pria berbaju putih tersebut dari Sungai Kemiri.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Pria-asal-Cilacap-yang-gagal-bunuh-diri-di-Tegal-karena-sungainya-dangkal.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Pria asal Cilacap yang gagal bunuh diri di Tegal karena sungainya dangkal]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Pria-asal-Cilacap-yang-gagal-bunuh-diri-di-Tegal-karena-sungainya-dangkal-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Pria asal Cilacap yang gagal bunuh diri di Tegal karena sungainya dangkal]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Viral! Awalnya Dinyinyir, Makjleb Kan, Ternyata Warga Lakbok Ciamis Bikin Pesawat Terbang Asli</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-36596/viral-awalnya-di-nyinyir-makjleb-kan-ternyata-warga-lakbok-ciamis-bikin-pesawat-terbang-asli</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2021 09:45:35 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Ciamis]]></category>
		<category><![CDATA[Lakbok]]></category>
		<category><![CDATA[Pembuatan Pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-36596/viral-awalnya-di-nyinyir-makjleb-kan-ternyata-warga-lakbok-ciamis-bikin-pesawat-terbang-asli</guid>

					<description><![CDATA[CIAMIS,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; Tinggal di suatu perkampungan yang bisa dikatakan jauh dari Kota Kabupaten, tepatnya di Dusun Nambo RT 24 RW 05 Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Usaha Heri Suryanto (42) dalam membuat pesawat beneran terkadang jadi nyinyiran orang.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CIAMIS, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; Tinggal di suatu perkampungan yang bisa dikatakan jauh dari Kota Kabupaten, tepatnya di Dusun Nambo RT 24 RW 05 Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Usaha Heri Suryanto (42) dalam membuat pesawat beneran terkadang jadi nyinyiran orang.</p>
<p>Bahkan apa yang dilakukannya itu dianggap bahwa Heri hanya membuat pesawat mainan. Namun Heri Suryanto, pria kelahiran Lamongan, Jawa Timur 42 tahun silam itu tidak bergeming dengan nyinyiran orang.</p>
<p>Pasalnya 2 pesawat telah berhasil dia buat saat di Balikpapan, Kalimantan Timur yang kemudian dijual atau ekspor ke Republik Ceko.</p>
<p>Berbekal pengalaman pernah bekerja di Amerika, Heri mencoba membuat Pesawat. &#8220;Saat di Balikpapan, di sana saya jual beli motor namun sepi, berbekal pengalaman saya pernah bekerja di Amerika, kemudian saya membuat pesawat jenis Short Tack Off And Landing (STOL).&#8221; Katanya.</p>
<p>Bahkan Heri mengaku sudah 2 pesawat yang telah ia buat dan di kirim ke Cheko. &#8220;Pada tahun 2019, saya membuat dua buah pesawat, karena di sana (Balikpapan) barang yang dibutuhkan mudah, sehingga pembuatan pesawat hanya membutuhkan waktu dua bulan.&#8221; Katanya.</p>
<p>Sementara itu, pesawat yang saat ini sedang digarapnya di Lakbok, Ciamis itu membutuhkan waktu 11 bulan, dengan biaya sebesar Rp300 Juta.</p>
<p>&#8220;Targetnya bulan Agustus nanti, Pesawat ini sudah selesai dan siap di uji coba.&#8221; Katanya.</p>
<p>Keunikan pesawat terbang satu ini menurut penuturan Heri, bahwa dapat terbang meski tanpa landasan pacu. Pesawat tersebut bisa tak off di jalan, sawah, lapangan dan juga sisi pantai.</p>
<p>&#8220;Saya dibantu istri dalam pembuatan pesawat ini, saya tetap positif meski banyak yang tidak percaya bahwa pesawat ini adalah asli.&#8221; Ujar Heri.</p>
<p>Sedangkan mesin yang digunakan pada pesawat tersebut yakni menggunakan Mobil Jazz tahun 2015 buatan Singapura. Adapun kecepatan pada pesawat ini, yakni maksimal `180 Km/jam dengan kapasitas tangki 90 Liter.</p>
<p>Karena karyanya itu, kini pun banyak yang berdatangan ingin melihat proses pembuatan pesawat tersebut, bahkan Dandim 0613 Ciamis, Letkol Czi Dadan Ramdani, S.Sos., M.A.P juga mendatangi kediaman Heri.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/warga-lakbok-ciamis-buat-pesawat.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[warga lakbok ciamis buat pesawat]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/warga-lakbok-ciamis-buat-pesawat-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[warga lakbok ciamis buat pesawat (Foto: Nana Lakbok Facebook)]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Viral, Suku Togutil Ngamuk Lepaskan Panah, Satu Warga di Halmahera Terluka</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-36135/viral-suku-togutil-ngamuk-lepaskan-panah-satu-warga-di-halmahera-terluka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2021 10:54:57 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Halmahera]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Suku Togutil]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-36135/viral-suku-togutil-ngamuk-lepaskan-panah-satu-warga-di-halmahera-terluka</guid>

					<description><![CDATA[MALUKU,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; Sebuah video rekaman yang menunjukan detik-detik warga yang hendak berburu dan sedang menyeberangi sungai di panah oleh Suku Togutil.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MALUKU, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; Sebuah video rekaman yang menunjukan detik-detik warga yang hendak berburu dan sedang menyeberangi sungai di panah oleh Suku Togutil.</p>
<p>Akibatnya salah seorang warga terluka terkena panah, adapun kejadian tersebut terjadi di Waijoi, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara pada Selasa 19 Januari 2021.</p>
<p>Diketahui, Suku Togutil merupakan salah satu suku yang ada di Indonesia, kelompok suku ini juga sering disebut suku Tobelo Dalam.</p>
<p>Suku satu ini tinggal di pedalaman hutan Halmahera dan sumber untuk keberlangsungan hidup kelompok tersebut, yakni mengandalkan makanan apa yang ada di hutan.</p>
<p>Mereka juga pandai berburu hewan liar seperti Babi dan Rusa dengan menggunakan alat panah.</p>
<p>Tak pelak jika mereka merasa terancam maka anak panah dilepaskannya.</p>
<p>Ketika beberapa warga hendak berburu, mereka tak sengaja bertemu suku Togutil.</p>
<p>Dengan irama seperti mengisyaratkan adanya ancaman kepada teman-temannya, suku Togutil itu pun melepaskan anak panah.</p>
<p>Kejadian itu tentu saja mengakibatkan seorang yang memakai baju putih terkena anak panah di bagian tangan.</p>
<p>Sedangkan warga lainnya yang hendak berburu, melihat suku togutil mengamuk, mereka lantas panik dan mundur dari lokasi.</p>
<p>Sementara itu, dijumpai di akun instagram [at]Liputanb, dalam video yang diunggah kabarnya justru warga hendak memberikan makanan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/tangkapan-layar-video-sugu-togutil-panah-warga-yang-antar-makanan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[tangkapan layar video suku togutil panah warga yang antar makanan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/tangkapan-layar-video-sugu-togutil-panah-warga-yang-antar-makanan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[tangkapan layar video suku togutil panah warga yang antar makanan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Video Viral: Ibu Hamil ini ditandu 4 Jam untuk Sampai ke Puskesmas</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-35885/video-viral-ibu-hamil-ini-di-tandu-4-jam-untuk-sampai-ke-puskesmas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2021 12:22:38 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Kabupaten Polewali Mandar]]></category>
		<category><![CDATA[Sulawesi Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-35885/video-viral-ibu-hamil-ini-di-tandu-4-jam-untuk-sampai-ke-puskesmas</guid>

					<description><![CDATA[POLEWALI MANDAR, 
Dalam video terlihat Nurmi ditandu menggunakan dua potongan bambu dan duduk pada dua kursi plastik yang disusun memanjang menjadi satu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>POLEWALI MANDAR, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; Video seorang Ibu hamil bernama Nurmi (37 tahun) warga Desa Lenggo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat yang ditandu warga sejauh 12 kilometer menuju Puskesmas viral di media sosial.
⁠
Dalam video terlihat Nurmi ditandu menggunakan dua potongan bambu dan duduk pada dua kursi plastik yang disusun memanjang menjadi satu.</p>
<p>Untuk memberi rasa nyaman, di bagian belakang diberi sandaran dari kasur.</p>
<p>Nurmi ditandu karena akses menuju desa tersebut tak dapat dilalui kendaraan roda empat lantaran buruknya akses jalan.⁠</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Tangkapan-Layar-Video-Ibu-Hamil-di-Polewali-Mandar-di-Tandu-ke-Puskesmas.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="700"
				height="393">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tangkapan Layar Video Ibu Hamil di Polewali Mandar di Tandu ke Puskesmas]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Tangkapan-Layar-Video-Ibu-Hamil-di-Polewali-Mandar-di-Tandu-ke-Puskesmas-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tangkapan Layar Video Ibu Hamil di Polewali Mandar di Tandu ke Puskesmas]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Yaelah Masih Bocil Gegara Cowok, Remaja di Gresik Nekat Keroyok Teman</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-35662/yaelah-masih-bocil-gegara-cowok-remaja-di-gresik-nekat-keroyok-teman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Hasan Bahtiar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2021 03:00:20 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bocil]]></category>
		<category><![CDATA[Bullying]]></category>
		<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-35662/yaelah-masih-bocil-gegara-cowok-remaja-di-gresik-nekat-keroyok-teman</guid>

					<description><![CDATA[GRESIK,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; Kasus Perundungan atau Bullying kian marak, bahkan kekinian ini yang melakukan hal itu ialah bocil atau gadis yang notabene masih pelajar SMP.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; Kasus Perundungan atau Bullying kian marak, bahkan kekinian ini yang melakukan hal itu ialah bocil atau gadis yang notabene masih pelajar SMP.</p>
<p>Yaelah yang parahnya hal itu disebabkan lantaran pacarnya direbut teman. Hingga pada akhirnya si pacar tak terima dan mengajak teman lainnya untuk mengeroyok gadis SMP yang diduga merebut pacarnya.</p>
<p>Mulanya salah satu tersangka menanyakan kepada korban apakah jalan atau ke luar dengan cowoknya (pacarnya)?.</p>
<p>Namun pada saat itu, korban membantah pertanyaan itu alias mengelak. Lantaran hal itu, tersangka geram dan melakukan aksi kekerasan di alun-alun Gresik Jawa Timur (Jatim).</p>
<p>Mereka bertujuh memang telah merencanakan pertemuan dengan cara membujuk korban agar bisa datang di alun-alun.</p>
<p>Usai sampai di alun-alun, dan ditanyakan, karena tak puas dengan jawaban korban, mereka kemudian nekat main fisik.</p>
<p>Dalam kejadian itu, bahkan korbannya mengalami memar dan luka, pasalnya tersangka yang berjumlah 7 orang itu dengan tega menendang, menjambak dan memukul.</p>
<p>Bahkan terlihat dalam video yang beredar di media sosial, salah seorang gadis dengan ancang-ancang berlari dan mendaratkan kakinya ke bagian tubuh korban.</p>
<p>Aksi itupun viral di media sosial dan menjadi perhatian polisi untuk segera menindak para pelaku tindakan bullying atau perundungan yang ternyata masih SMP itu.</p>
<p>Dalam undang-undang Republik Indonesia (RI) bahwa pelaku bullyng dijatuhi dengan pasal 70 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2014.</p>
<p>Yakni tentang perlindungan anak, dan tersangka dapat terancam hukuman pidana penjara paling lama 3 tahun 6 bulan.</p>
<p>Akan tetapi lantaran para pelaku masih di bawah umur, sehingga mereka tidak ditahan melainkan dalam pengawasan ketat orang tuanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/Tangkapan-Layar-Video-Remaja-SMP-di-Gresik-Lakukan-Perundungan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1067"
				height="638">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Tangkapan Layar Video Remaja SMP di Gresik Lakukan Perundungan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/Tangkapan-Layar-Video-Remaja-SMP-di-Gresik-Lakukan-Perundungan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Tangkapan Layar Video Remaja SMP di Gresik Lakukan Perundungan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Viral, Banser Madura ini Jalan Kaki ke Pekalongan untuk Bertemu Habib Luthfi</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-32504/viral-banser-madura-ini-jalan-kaki-ke-pekalongan-untuk-bertemu-habib-luthfi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2020 20:01:36 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banser]]></category>
		<category><![CDATA[Habib Luthfi]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Madura]]></category>
		<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-32504/viral-banser-madura-ini-jalan-kaki-ke-pekalongan-untuk-bertemu-habib-luthfi</guid>

					<description><![CDATA[JOMBANG,  aria-label="Daerah24">DAERAH24 &#8211; Abdul Hafid nama salah satu anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari Sampang Madura yang tengah jadi sorotan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JOMBANG, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">DAERAH24</a></strong> &#8211; Abdul Hafid nama salah satu anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari Sampang Madura yang tengah jadi sorotan.</p>
<p>Bagaimana tidak, dia berjalan kaki dari Sampang Madura ke Pekalongan Jawa Tengah (jateng) untuk menemui Al Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dalam rangka ngalap barokah.</p>
<p>Dilansir laman fanpage GMNU Jawa Timur, bahwa perjalanan Hafid jalan kaki yakni bermula dari ia bermimpi. Dalam mimpinya itu, hafid bertemu dengan Maulanan Al Habib Luthfi Pekalongan.</p>
<p>Di dalam mimpinya itu, ia yang merupakan anggota Banser Satuan Koordinasi Cabang (Stakorcab) Banser Sampang didawuhi bahwa Habib Luthfi berpesan kepada sahabat Hafid dengan berjalan kaki sowan ke beliau di Pekalongan.</p>
<p>Dengan kecintaannya (Mahabah) terhadap Maulana Habib Lutfi, Hafid kemudian bergegas melaksanakan apa yang dipesankan oleh Maulana Habib Lutfi dalam mimpinya itu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/abdul-hafid-jalan-kaki-sampang-madura-ke-pekalongan.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1078"
				height="809">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[abdul hafid jalan kaki sampang madura ke pekalongan]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/abdul-hafid-jalan-kaki-sampang-madura-ke-pekalongan-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[abdul hafid jalan kaki sampang madura ke pekalongan]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Parah, Mas Black asal Banyumas Viral Remehkan Tim Medis, Didatangi Polisi Malah Tak Ada di Rumah</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-27267/parah-mas-black-asal-banyumas-viral-remehkan-tim-medis-didatangi-polisi-malah-tak-ada-di-rumah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2020 19:20:16 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-27267/parah-mas-black-asal-banyumas-viral-remehkan-tim-medis-didatangi-polisi-malah-tak-ada-di-rumah</guid>

					<description><![CDATA[BANYUMAS,  aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211; Tengah viral di media sosial tentang seorang pria yang berinisial MS atau Mas Black yang meremehkan tim medis dan menyepelekannya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANYUMAS, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tengah viral di media sosial tentang seorang pria yang berinisial MS atau Mas Black yang meremehkan tim medis dan menyepelekannya.</p>
<p>Pernyataan tersebut juga tersebar dibeberapa laman media sosial, dan Bahkan ketika diingatkan oleh temannya, dia malah mengajak gelut alias berantem.</p>
<p>&#8220;Nek ora terima Ngaju Ngeneh&#8221; tulisannya ketika diingatkan.</p>
<p>Dalam unggahannya, ia menulis ujaran yang tidak mengenakan kepada tim medis, dan menganggap tim medis tidak bekerja dengan baik dalam menangani corona.</p>
<p>Padahal diketahui, bahwa tim medis bertugas sekuat tenaga dan tidak hanya itu, mereka dalam bertugas Bahkan tidak bisa bertemu anaknya. Melainkan jika bertemu hanya bisa melihat dari dalam dan terhalang oleh pagar.</p>
<p>Diketahui juga, sudah berapa puluh tim medis atau mencapai ratusan tim medis yang berguguran lantaran demi menyelamatkan manusia dari covid-19.</p>
<p>Isak tangisnya untuk bertemu orang terkasihnya pun ia hanya bisa balut dalam jubah anti corona (APD) demi menyelamatkan nyawa manusia lainnya.</p>
<p>Namun masih saja, orang menyepelekan tim medis dan Bahkan dengan gagahnya meremehkan dengan ucapan-ucapan dan ujaran kebencian.</p>
<p>Salah satunya yakni Mas Black, pria asal banyumas yang viral lantaran berujar dengan nada satire. Atas unggahannya tersebut Mas Black kini dicari Polisi dari Kepolisian Resor Kota Banyumas Polda Jawa Tengah (Jateng).</p>
<p>Akun whatsapp bernamakan Mas Black itu menuliskan dengan lampiran sebuah foto yang menunjukan tim medis berpakaian APD. Dia (Mas Black) Bahkan mempertanyakan kinerja tim medis.</p>
<p>Tak hanya itu, dengan gagahnya ia dan seolah ujaran kebencian tidak ada UU nya, tidak ada UU ITE nya, dia malah menuliskan seperti berikut:</p>
<p>&#8220;Emang Lu ngapain? Mijitin pasien Corona? Berlagak jadi garda terdepan tapi ga ada kontribusinya kok tiba tiba menyerah.&#8221; Tulisnya dalam sebuah status.</p>
<p>Kemudian lantas Mas Black tersebut dikirimi pesan dengan maksud untuk menasihati, namun hal itu dijawab dengan jawaban yang mengejutkan.</p>
<p>Akun tersebut malah menantang kepada tim medis untuk maju menghadapnya dan Bahkan menuliskan kalimat tantangan, bahwa dia berani disuntik corona. Tak tanggung &#8211; tanggung dia menantang untuk disuntikkan coronavirus stadium 4.</p>
<p>Mas Black, Bahkan menunjukan identitas yang dimilikinya seperti KTP, lantas percakapan tersebut turut diunggah ke media sosial hingga viral.</p>
<p>Keviralan tersebut juga diketahui oleh Polresta banyumas, namun ketika didatangi petugas kepolisian malah dia tidak ada di rumah.</p>
<p>Namun dia, kemudian menghubungi polresta banyumas dan mengklarifikasinya. Dalam klarifikasinya yang diberitakan laman Detikcom.</p>
<p>Pria bernama Adi itu kemudian mengklarifikasinya, seperti berikut.</p>
<p>&#8220;Assalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarokatu. Saya Adis Setianto dari Banyumas, pada kesempatan kali ini saya ingin mengklarifikasi terkait yang sedang viral yaitu yang di-posting di akun sosial media perihal tantangan dan kritikan terhadap tenaga medis untuk menyuntikkan virus Corona ke dalam tubuh saya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Dalam hal ini saya ingin meminta maaf terlebih dahulu kepada seluruh masyarakat, khususnya tenaga medis apabila isi chat pribadi saya tersebut menyinggung perasaan,&#8221; sambung Adis.</p>
<p>Referensi : Detik.com</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Viral Bocah Perempuan di Tangerang Gelantungan di Kabel, Begini Kronologinya</title>
		<link>https://daerah.cilacap.info/ci-25411/viral-bocah-perempuan-di-tangerang-gelantungan-di-kabel-begini-kronologinya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Cilacap.info]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2020 20:54:28 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.cilacap.info/ci-25411/viral-bocah-perempuan-di-tangerang-gelantungan-di-kabel-begini-kronologinya</guid>

					<description><![CDATA[TANGERANG,  aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO &#8211; Tengah viral di linimasa media sosial (medsos), seorang bocah perempuan bergelantungan di atas kabel sutet.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>TANGERANG, <a href="https://daerah.cilacap.info" aria-label="Daerah24">CILACAP.INFO</a> &#8211; Tengah viral di linimasa media sosial (medsos), seorang bocah perempuan bergelantungan di atas kabel sutet.</p>
<p>Terlihat dalam sebuah tayangan video berdurasi sekitar 45 detik yang bertebaran di media sosial. Bahwa pada video tersebut memperlihatkan seorang anak bergelantungan di kabel sutet.</p>
<p>Bocah perempuan itu berteriak-teriak meminta tolong dari ketinggian sekira 15 meter. Bahkan bocah tersebut mengatakan kalau dirinya sudah tidak kuat memegang kabel tersebut dan ingin turun.</p>
<p>Beruntung bocah tersebut diselamatkan oleh warga. Kejadian tersebut bermula saat Kabel jaringan akan dipasang dan di naikan, namun saat itu, seorang bocah bermain di dekat kabel yang akan dipasang.</p>
<p>Tak hanya berdekatan dengan kabel, bocah tersebut Bahkan sedang memegang &#8211; megang kabel. Saat itu pula, kabel tersebut dinaikan dan bocah tersebut lantas ikut terbawa keatas.</p>
<p>Anak itu memegang kabel dengan kuat dan berteriak meminta tolong, beruntung warga segera menolongnya. Dalam hal ini, Bocah tersebut di tolong dengan menggunakan matras.</p>
<p>Warga yang telah berkumpul dan membawa matras itu, lantas meneriakan kepada bocah tersebut untuk turun. Kemudian bocah itu pada akhirnya melepaskan pegangannya, ia pun terjatuh dan tepat jatuhnya di atas matras.</p>
<p>Bocah tersebut ternyata diketahui bernama Nadin. Dia tidak mengetahui kalau kabel itu hendak dinaikan, seperti yang dikatakan Kosrudin, Kepala Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
					<media:content
				url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1200"
				height="728">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[cilacap info featured]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://img.cilacap.info/mediafile/2022/05/10/cilacap-info-featured-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[cilacap info featured]]></media:description>
													<media:copyright>Redaksi Cilacap.info</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
