Dalam kesempatan tersebut, Sugeng mengatakan bahwa sebagian tuntutan warga telah direalisasikan meskipun secara bertahap.
“Terkait dengan pertanian, silakan kelompok tani membuat proposal untuk diajukan kepada kami.” katanya.
Menurut dia, pihaknya juga sudah merencanakan untuk menggelar pengobatan gratis bagi warga pada tanggal 28 November 2019.
Sementara untuk tuntutan lainnya, dia mengatakan pihaknya siap berunding dengan perwakilan warga di kantor PT S2P.
Akan tetapi, permintaan Sugeng tersebut ditolak oleh warga karena mereka tidak mau tuntutan tersebut dibicarakan melalui perwakilan di kantor PT S2P.
Setelah Sugeng berdiskusi dengan perwakilan warga di atas mobil pikap, dia akhirnya menyampaikan keputusan terbaik. Dalam hal ini, dia akan datang menemui warga di Balai Pertemuan Dusun Winong maupun Dusun Semampir.
Terkait dengan hal itu, warga meminta agar pertemuan tersebut dilaksanakan pekan depan dan hasilnya dibuatkan perjanjian tertulis.
Usai mendengar keputusan bahwa manajemen PT S2P akan datang ke balai pertemuan untuk membahas berbagai tuntutan warga, massa pun membubarkan diri.
Saat wartawan mencoba mengonfirmasi Sugeng yang baru turun dari mobil pikap, Manajer PLTU Cilacap Unit 1 dan Unit 2 itu enggan memberikan pernyataaan.
“Nanti saja ya,” kata dia sambil berjalan memasuki halaman dalam PLTU Cilacap.
Sumber: Antara
Tampilkan Semua
