TACB Cilacap Akan Identifikasi Mendalam Gamelan Batu Salebu, Mulai Besok

Batu Pabahanan Purba Gunung Padang Salebu Majenang
Batu Pabahanan Purba Gunung Padang Salebu Majenang

CILACAP.INFO — Mulai besok, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Cilacap turun lapangan guna melakukan identifikasi dan penelitian mendalam terhadap penemuan “Gamelan Batu Salebu” yang diduga sebagai benca cagar budaya (BCB), di Desa Salebu, Majenang, Cilacap, pada Selasa, (6/1/2026).

“Leres. Besok Selasa 6 Januari 2026 kami akan berkunjung ke Salebu dengan tim. Rencana 5 orang, 2 orang Arkeolog. Tim akan turun ke lokasi temuan,” Kabid Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Ahmad Fatoni memastikan hal tersebut. Senin, (5/1)

Ahmad Fatoni mengaku Dinas mendapat laporan resmi dari masyarakat yang diketahui kades Salebu, lalu Kepala Dinas memerintahkan Bidang Kebudayaan untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

Pihaknya juga telah menggelar rapat internal guna membahas data awal sebelum mengambil langkah lanjutan.

Berdasarkan hasil rapat tersebut, dinas memutuskan segera menurunkan TACB ke Desa Salebu untuk teliti gamelan batu temuan warga. Tim akan meneliti kondisi batu, susunan, serta aspek kesejarahannya.

“Besok, tim ahli cagar budaya ke Desa Salebu untuk melihat secara langsung penemuan gamelan batu ini. Temuan ini satu-satunya di Kabupaten Cilacap,” jelasnya.

Dia menjelaskan, temuan gamelan batu berpotensi menjadi aset maupun ikon Desa Salebu sekaligus mendukung pemajuan desa yang berkelanjutan.

“Ke depan, temuan ini bisa menjadi ikon desa untuk mengembangkan seni budaya sekaligus mendorong aktivitas desa wisata. Kami siap mendorong sepenuhnya untuk arah kemajuan,” katanya.

Selain kajian arkeologi, tim dari dinas juga akan teliti gamelan batu di Salebu dari berbagai aspek. Mulai aspek geologi dan kandungan material batu. Dinas akan berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X di Yogyakarta sebagai mitra untuk pendalaman kajian lanjutan.

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version