4 Temuan Kerangka di Banyumas adalah korban Pembunuhan Masalah Tanah

cilacap info featured
cilacap info featured

BANYUMAS, CILACAP.INFO – Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang di dasari karena rebutan tanah.

Sebelumnya warga di Desa Pasinggangan, Kabupaten Banyumas digegerkan dengan temuan 4 kerangka tubuh manusia yang di kubur bersamaan.

Ke-empat kerangka itu diyakini adalah Supratno, Sugiono, Heri, dan Vivin (21).

Penemuan tersebut pertama kali ditemukan oleh Rasman (63) yang hendak mencangkul namun pacul yang digunakan untuk mencangkul mental. Kemudian Rasman berpindah kesebelah dan menemukan tengkorak yang diduga kepala manusia.

Namun karena masih ragu kemudian Rasman baru bercerita pada hari Sabtu tanggal 24 Agustus 2019 sekitar pukul 06.30 WIB. Bapak Rasman selanjutnya memberitahukan kepada Saren (55).

Keduanya sempat mengecek kembali temuan tersebut. Kemudian sekitar pukul 18.30 WIB keduanya melaporkan penemuan itu kepada Kadus dan diteruskan melaporkan kepada Bhabiniamtibmas Polsek Banyumas.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan akhirnya Petugas Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Banyumas berhasil mengungkap identitas tersangka.

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun menjelaskan bahwa. Tersangka yang berjumlah 4 orang telah berhasil diamankan. Mereka masih keluarga dari korban.

“Para tersangka yaitu 4 orang, yaitu Saminah (52) yang merupakan kakak perempuan dari bapak Supratno (korban), sedangkan 3 lainnya yaitu, Irfan (32), Putra (27), dan Saniah (37). Ketiganya adalah anak Saminah,” Ucap AKBP Bambang Yudhantara Salamun.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan. Adapun motif pembunuhan itu didasari karena dendam masalah warisan tanah. Pembunuhan itu dilakukan 5 tahun lalu, yaitu 9 Oktober 2014.

Skenario Saminah Kakak Kandung Perempuan Korban sekaligus Tersangka

Dilansir dari Antara. Kejadian telah diskenariokan oleh Saminah yang juga kakak kandung korban (Supratno).

Saminah membawa ibunya yang juga Ibu Supratno (korban) bernama Bu Misem dari rumah yang di tempati para korban ke rumahnya (Rumah Saminah).

Saminah beralasan bahwa Bu Misem sedang sakit sehingga sementara waktu untuk tinggal di rumahnya.

Kesadisan Para Tersangka membunuh Korbannya yang masih Saudara

Masih dilansir dari Antara. Saminah yang menjalankan skenario, sedangkan dua anak laki-laki Saminah mengeksekusi ke 4 korban yang masih saudara.

Keduanya yaitu Irfan dan Putra. Keduanya masuk ke dalam rumah neneknya (rumah Misem, red.).

Pada saat itu di rumah neneknya yang juga di tempati 3 Paman serta 1 sepupunya hanya terdapat satu pamannya atas nama Sugiono sedang mandi. Ketika Sugiono ke luar dari kamar mandi, Irfan langsung memukul Sugiono menggunakan besi bekas dongkrak.

Tampilkan Semua
Cilacap Info
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait