Jelang Evaluasi TPN, Kemenkumham Jateng Terima Penguatan WBK/WBBM Dari Tim Penilai Internal

Kemenkumham Jateng Terima Penguatan WBK WBBM dari Tim Penilai Internal
Kemenkumham Jateng Terima Penguatan WBK WBBM dari Tim Penilai Internal

SEMARANG, DAERAH24 – Jelang tahap evaluasi Tim Penilai Nasional (TPN), Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah beserta 34 satuan kerja kembali mendapatkan penguatan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kali ini datang dari Tim Penilai Internal (TPI) Kemenkumham.

Kegiatan yang akan berlangsung selama lima hari ke depan tersebut diawali dengan entry meeting yang digelar di aula Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah, Senin (6/9).

Berkesempatan membuka kegiatan secara langsung, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah A. Yuspahruddin menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa syukurnya atas kedatangan TPI dan Staf Ahli Menkumham pada satuan kerja.

“Kami ucapkan selamat datang dan banyak terima kasih, kami bersyukur bahwa Bapak Ibu TPI dan staf ahli telah mengunjungi Jawa Tengah dan bersedia mengawal serta melatih 35 satker di Jawa Tengah untuk bisa sukses dalam kontestasi pada tahap penilaian TPN,” ungkap Yuspahruddin.

Dengan adanya penguatan ini, Kakanwil mengharapkan keterlibatan seluruh pihak untuk segera berbenah berdasarkan petunjuk dan pengarahan yang diberikan oleh TPI.

“Sebanyak 35 satker, termasuk kanwil harus mengikuti penguatan secara serius dengan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” tegas Kakanwil.

Selanjutnya Koordinator TPI Wilayah 4, Ami Amatunisa, memberikan paparannya yang menjadi penanda dimulainya penguatan oleh TPI.

Ami menegaskan bahwa kunci keberhasilan WBK/WBBM antara lain dukungan pimpinan dan stakeholder, dukungan anggaran, komitmen, budaya pelayanan, membentuk tim yang solid, berani keluar dari zona nyaman, melaksankan sosialisasi, dan menjadikan pengaduan sebagai dasar perbaikan.

Lebih lanjut ia membagikan lima langkah strategi membangun WBK/WBBM antara lain komitmen, kemudahan pelayanan, program yang menyentuh masyarakat, monitoring dan evaluasi, serta manajemen media.

Tampilkan Semua
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS

Berita Terkait

Exit mobile version